Shalawat Munjiyat, Shalawat Penyelamat

Dikisahkan munculnya shalawat munjiyat, bahwa suatu hari seorang sufi bernama Syekh Shalih Musa ad-Dharir naik perahu. Lalu muncul badai yang dahsyat.

Orang-orang dalam kapal tersebut ketakutan dan ada juga yang terlempar tenggelam. Yang selamat panik khawatir akan tenggelam. Namun Syeikh Shalih Musa justru diserang rasa kantuk.

Saat tidur bermimpi ketemu dengan Rasulullah saw yang kemudian disuruh membaca sebuah lafadz shalawat. Setelah terbangun, syeikh Shalih kemudian menceritakan kepada penumpang untuk membaca shalawat tersebut.

Hasilnya badai dahysat itupun hilang. Hingga tak salah shalawat yang diajarkan Rasulullah saw itu dinamakan Shalawat Munjiyat yang bisa diartikan Shalawat Penyelamat.

Lafad shalawat yang diajarkan oleh Rasulullah saw kepada Syeikh Shalih ini kemudian dikenal sebagai Shalawat Munjiyat. Membaca shalawat ini sangat dianjurkan karena mempunyai banyak keutamaan dan faedah.

Disebutkan bahwa doa yang diawali dengan membaca Shalawat Muniyat ini akan cepat terkabulkan. Shalawat Muniyat ini juga dianjurkan dibaca setelah selesai solat hajat.

Disebutkan oleh Syaikh Muhammad Haqqi an Nazili dalam kitab Khozinatul Asror bahwa membaca shalawat ini dapat menghilangkan berbagai macam kesusahan dan dikabulkannya hajat.

“Guru kami berkata bahwa shalawat munjiyat itu seperti gudang diantara gudang-gudangnya keagungan arsy, barang siapa yang berdoa dengan shalawat munjiyat sebanyak 1000 kali di tengah malam untuk segala hajat/keinginan baik dunia maupun akhirat maka Allah SWT akan mengabulkannya,” ungkapnya.

Sedangkan Syaikh Muhammad bin Abdurrahman As-Sakhowi dalam kitab Al Qoulul Badi’ mengatakan, “Siapa yang membaca shalawat munjiyat ketika mempunyai hajat yang sangat penting dan ketika terkena musibah sebanyak 1000 kali maka Allah SWT akan menghilangkan (musibahnya) dan dia akan mendapatkan apa yang ia inginkan“

Adapun lafal Shalawat Munjiyat secara lengkap adalah sebagaimana berikut:

اَللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِيْ الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ

Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammadin wa ‘ala ali Sayyidina Muhammadin shalatan tunjina biha min jami’il ahwali wal afat wa taqdhi lana biha jami’al hajat wa tuthahhiruna biha min jami’is sayyiat wa tarfa’una biha ‘indaka a’lad darajat wa tuballighuna biha aqshal ghayat min jami’il khairati fil hayati wa ba’dal mamat

“Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami; dengan shalawat itu, Engkau akan menyucikan kami dari segala keburukan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi; dengan shalawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati.”  (dari berbagai sumber)  

2 thoughts on “Shalawat Munjiyat, Shalawat Penyelamat”

  1. Pingback: Kitab Al Barzanji, Kitab yang Populer di Bulan Maulud • Pitutur ID

  2. Pingback: Amalan Imam Syafii di hari Jumat: Baca Surat Kahfi dan Perbanyak Selawat • Pitutur ID

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain