Doa Syukur Pagi Hari

Bersyukur adalah pertanda kuatnya iman seseorang. Islam mengajarkan kita untuk selalu bersyukur. Bahkan Rasulullah saw sendiri mengajarkan tentang bersyukur.  Bukankah lebih elok jika aku menjadi hamba yang bersyukur. Dalam surat An Nahl ayat 18 Allah SWT  berfirman “Dan, jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menghitungnya (karena banyaknya). Sesungguhnya, Allah benar-benar Maha Penyayang.”

Dalam surat surat Luqman, ayat 12, Allah berfirman: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri.”

Bersyukur tidak mengenal waktu. Namun beberapa ulama maupun para sahabat Rasulullah SAW, memberikan berbagai petunjuk tentang cara bersyukur. Salah satunya adalah dengan doa. Sayidina Ali Radlliyallhu Anhu mempunyai doa bersyukur yang selalu dibacakan pada pagi hari. Berikut doanya  :

الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى حُسْنِ الْمَسَاءِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى حُسْنِ الْمَبِيتِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى حُسْنِ الصَّبَاحِ

Alhamdu lillaahi ‘alaa husnil masaa-i, walhamdu lillaahi ‘alaa husnil mabiiti, walhamdu lillaahi ‘alaa husnish shobaah.

Artinya :

Segala puji bagi Allah atas kebaikan yang diberikan di waktu sore hari, segala puji bagi Allah atas kebaikan yang diberikan di waktu malam hari, dan segala puji bagi Allah atas kebaikan yang diberikan di waktu pagi hari.

Selain itu ada doa beryukur yang diisebutkan oleh Imam Al-Baihaqi dalam kitab Syu’abul Iman sebagai berikut;

عن الحسين بن عبد الله بن ضميرة عن أبيه عن جده عَنْ عَلِيٍّ رضي الله عنه أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ: مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ: الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى حُسْنِ الْمَسَاءِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى حُسْنِ الْمَبِيتِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى حُسْنِ الصَّبَاحِ، فَقَدْ أَدَّى شَكَرَ لَيْلَتِهِ وَنَوْمِهِ، أَظُنُّهُ قَالَ وَيَوْمِهِ.

Dari Husain bin Abdillah bin Dhamirah, dari bapaknya, dari kakeknya, dari Sayidina Ali bahwa beliau berkata; Barangsiapa di waktu pagi hari mengucapkan; Alhamdu lillaahi ‘alaa husnil masaa-i, walhamdu lillaahi ‘alaa husnil mabiiti, walhamdu lillaahi ‘alaa husnish shobaah, maka dia telah melakukan syukur atas nikmat malam dan tidurnya. Aku menduga beliau berkata; Dan harinya. ( sumber laman bincangsyariah.com)

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain