Doa di Masa Pandemi

Saat ini pandemi covid 19 masih terus berlangsung. Bahkan pada beberapa minggu terakhir terjadi peningkatan jumlah orang yang terkena virus ini. Untuk menghindarinya selain selalu melakukan 3M yaitu menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker, tak lupa harus selalu berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Berdoa menjadi salah satu ikhtiar untuk terhindar dari penyakit. Banyak sekali para ulama menyarankan berbagai doa dalam kondisi pandemi ini. Diantaranya yang paling terkenal adalah selawat Tibbil Qulub. Nah ada satu amalan lagi yang dianjurkan untuk dibaca oleh kaum muslimin di masa pandemi ini.    

Pengasuh Pondok Pesantren Dar al-Tauhid Cirebon KH Husein Muhammad  memberikan amal-amalan doa yang beliau unggah di akun Facebook pada hari Rabu, 18 November 2020 terkait dengan doa-doa yang sebaiknya kita panjatkan dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang dilansir dari laman nu.or id. Berikut doanya

   بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ  

Bismillahil ladzi la yadhurru ma’as mihi yai’un fil ardhi wala fis sama’i wahuwas sami’ul ‘alim.

  Artinya: “Aku berlindung diri dengan Nama Allah SWT yang dengan-Nya tidak ada suatu apa pun dapat menimbulkan bahaya baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Setelah itu membaca doa berikut: 

إِلَهِي أَذْهِبِ البَأْسَ رَبَّ النَّاس . اِشْفِ … أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَآء إلَّا شِفَاءُكَ شِفَآءً لَا يُغَادِرُ سَقَماً. إِلهي أَذْهِبِ الْبِأسَ وَاشْفِ…. يا رَبَّ الناَّسِ بِيَدِكَ الشِّفَأء لاَ كَاشِفَ إِلَّا أَنْتَ يَا رَبَّ العَالَمِين. اللَّهُمَّ إِنيِّ أَسْأَلُكَ مِنْ عَظِيمِ لُطْفِكَ وَكَرَمِكَ أَنْ تَشْفِيَهُ وَتَمدَّهُ باِلصِّحَّة وَالعَافِيَةِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Ilahi adzhibil ba’sa rabban nasa isyfi… antas Syafi la siyaan illa syifauka syifaan la yughadiru saqaman. Ilahi adzhibil bi’sa wasyfi… ya rabban nasi biyadikas syafa’u la kasyifa illa anta ya rabbal alamin. Allahumma inni asaluka min ‘azimi luthfika wa karamika an tasyfiyahu wa tamaddahu bis sihhati wal ‘afiyati innaka ‘ala kulli syai’in qadir.

 Artinya: “Ya Allah, Tuhanku, hilangkan penderitaan/rasa sakit ini. Wahai Tuhan manusia, sembuhkanlah … (sebut nama yang didoakan). Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan, tak ada yang bisa menyembuhkan kecuali Engkau, kesembuhan yang sempurna, kesembuhan yang tidak menyisakan penderitaan. Wahai Tuhanku, hilangkan derita/rasa sakit ini. Sembuhkanlah … (sebut nama yg didoakan). Wahai Tuhan semua manusia, di Tangan-Mu-lah kesembuhan itu. Tak ada yang bisa membebaskan kecuali Engkau. Wahai Tuhan Penguasa Alam Semesta. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dari keagungan kelembutan-Mu, dan Kemurahan-Mu. Sembuhkanlah dia. Tolonglah dia menjadi sehat dan selamat. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

lailatul qodar

Empat Tanda Lailatul Qodar

Malam lailatul qodar adalah malam yang ditunggu kaum muslimin saat bulan Ramadhan tiba. Banyak keutamaan di malam mulia tersebut. Diantara keutamaan adalah diampuni dosanya yang