Cahaya Sholawat Nuril Anwar

nabi muhammad saw


Sholawat Nuril Anwar adalah sholawat milik al qutb Syaikh Ahmad al Badawi. Sholawat ini mempunyai banyak fadilah atau keutamaan bagi yang membacanya.

Diantara fadilah Sholawat Nuril Anwar adalah bisa bertemu dengan Rasulullah SAW. Bahkan ada yang menyebut bahwa membacanya sama dengan membaca kitab Dalail Khairat, sebuah kita berisi kumpulan sholawat.


Pemiliknya Syekh Ahmad al Badawi adalah seorang sufi agung kelahiran Fez, Maroko. Beliau dikenal sebagai wali masyhur dan tokoh sufi pada abad ke 13.


Tentang Sholawat Nuril Anwar ini, Syekh Ahmad as Showi berkata,” Sebagian ulama menjelaskan bahwa membaca sholawat ini hendaknya dibaca tujuh kali selesai sholat. Dan sesungguhnya setiap membacanya seratus kali bacaan sholawat ini sebanding dengan nilai tiga puluh tiga kitab sholawat Dalail Khairat.”


Sedangkan oleh Syekh Ahmad Zaini Dahlan, seorang mufti Mekah. Dalam kitab majmu’ah nya beliau mengatakan bahwa sholawat ini adalah piranti untuk memperoleh beberapa pencerahan dan rahasia-rahasia Ketuhanan.

Beliau berkata,”Banyak ulama di kalangan ahli makrifat menyebut bahwa sholawat ini manjur untuk memenuhi beberapa kebutuhan, menghilangkan kesedihan, menolak bencana, mendapatkan pencerahan-pencerahan spiritual dan memahami rahasia-rahasia. Dan sepatutnyalah para pemula penapak jalan Tuhan untuk mengamalkan sholawat ini.”

Barangsiapa mau membacanya setiap ba’da magrib atau subuh tiga kali, maka ia akan diperlihatkan kepadanya rahasia-rahasia Ketuhanan.
Sholawat Nuril Anwar ini juga bisa mempertemukan pembacanya dengan Rasulullah SAW baik lewat mimpi maupun dalam keadaan sadar.

Berikut adalah baca Sholawat Nuril Anwar :

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نُوْرِ اْلاَنْوَارِ وَسِرِّ اْلاَسْرَارِ وَتِرْيَاقِ اْلاَغْيَارِ وَمِفتَاحِ بَابِ الْيَسَارِ سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدِ نِالْمُخْتَارِ وَالِهِ اْلاَطْهَرِ وَاَصْحَابِهِ اْلاَخْيَارِ عَدَدَ نِعَمِ اللهِ وَاِفضَالِهِ

Allahumma sholli ‘ala nuril anwar wa sirril asrar wa tiryaqil aghyar wa miftahi babil yasar sayyidina wa maulana muhammadinil mukhtar wa alihil ath-har wa ash-habihil akhyar ‘adada ni’amillahi wa ifdhalih.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholat atas cahaya di antara segala cahaya, rahasia di antara segala rahasia, penawar duka dan pembuka pintu kemudahan, junjungan kita Nabi Muhammad, manusia pilihan, juga kepada keluarganya yang suci dan sahabatnya yang baik, sebanyak jumlah kenikmatan Allah dan karunia-Nya.”

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

lailatul qodar

Empat Tanda Lailatul Qodar

Malam lailatul qodar adalah malam yang ditunggu kaum muslimin saat bulan Ramadhan tiba. Banyak keutamaan di malam mulia tersebut. Diantara keutamaan adalah diampuni dosanya yang