Tentang Diet Intermittent Fasting

Intermittent Fasting

Diet adalah bagian tak terhindarkan dalam menjaga keseimbangan tubuh. Ada macam-macam diet salah satunya intermittent fasting. Diet ini tidak seperti diet lainnya, namun intermittent fasting adalah pola makan di mana seseorang memiliki waktu makan tepat untuk makan dan berpuasa.

Lebih jelasnya Intermittent fasting adalah puasa berselang
Sedangkan New England Journal of Medicine (NEJM), intermitten fasting adalah tidak makan selama berjam-jam secara berkala setiap Minggu. Atau bisa diartikan dengan menghindari makanan selama jam-jam tertentu setiap hari.

Bagi yang melakukannya dapat memberikan perubahan bagi utamanya yang mengalami obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular.
Adapun prinsip dasar intermittent fasting adalah memberi tubuh waktu untuk mencerna makanan. Pola ini berdampak pada proses membakar lemak tubuh berlebih serta detoksifikasi.

Diet ini dianggap lebih selaras dengan ritme sirkadian tubuh dan lebih bermanfaat. Disebutkan dalam diet ini tidak membatasi apa yang boleh dimakan dan tidak, bijian-bijian, sayuran, protein atau buah-buah diperbolehkan selama “jendela makan” dibuka.

Berikut adalah tiga jadwal yang paling umum sebagaimana dilansir dari laman komas.com

Pertama, selang-seling. pelaku intermittent fasting dengan jadwal ini akan memberlakukan puasanya secara selang-seling. Pada hari puasa mereka disyaratkan makan hanya 25 persen dari kebutuhan kalori hariannya. Harvard Health Publication mencontohkan, kita makan sekitar 700 kalori di hari Senin dan pola makan normal di hari Selasa.

Kedua, sehari penuh. Pola yang kedua ini juga dikenal dengan jendela 5:2. Anda makan sekitar 500 kalori pada dua hari dalam seminggu. Sementara pada lima hari lainnya mereka tidak memiliki pembatasan makanan apa pun.

3. Pembatasan waktu. Biasanya pola intermittent fasting dengan pembatasan waktu akan mengikuti format 16:8. Artinya, Anda hanya makan selama delapan jam dan sisanya berpuasa. Contohnya, dari siang hingga pukul 20.00, di mana para pelaku pola ini memberlakukan makan siang dan malam.

Namun sebelum melakukan intermittent fasting, sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu pada dokter. Hal ini lebih baik dilakukan jika Anda memiliki riwayat kesehatan kronis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

wudhu

Sejarah Singkat Wudhu

Wudhu adalah sebuah kewajiban bagi umat Islam saat akan melaksanakan salat. Namun ternyata wudhu bukanlah ibadah yang dikhususkan untuk umat Islam. Umat nabi-nabi terdahulu juga