Doa yang Sering Dibaca Rasulullah SAW

doa

Rasulullah SAW mengajarkan banyak doa kepada umatnya. Namun ada satu doa yang sering dibaca Rasulullah yaitu doa yang termaktub dalam al Qur’an surat al Baqarah ayat 201. Doa ini oleh orang Jawa sering disebut doa sapu jagat.


Adapaun lafaz doanya sebagai berikut

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ


Rabbana, atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban nar


Artinya, “Tuhan kami, berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka.”

Dalam memohon kepada Allah, doa ini tak pernah terlupakan dan selalu terselip diantara panjatan doa lainnya. Rasulullah SAW sendiri sering membaca doa ini. Hal ini berdasarkan kesaksian para sahabatnya sebagaimana riwayat hadits berikut ini:


عن أنس قال كان أكثر دعاء النبي صلى الله عليه وسلم اللهم ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار


Artinya, “Dari Anas, ia berkata, ‘Kebanyakan doa yang dibaca Rasulullah SAW adalah ‘Allahumma, atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban nar, ’’” (HR Bukhari dan Muslim).


Dalam riwayat lain Imam Muslim mengatakan


وَكَانَ أَنَسٌ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْعُوَ بِدَعْوَةٍ دَعَا بِهَا فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْعُوَ بِدُعَاءٍ دَعَا بِهَا فِيهِ

“ Jika Anas radhiyallahu ‘anhu hendak berdoa, ia pasti berdoa dengan doa tersebut. Dan jika ia hendak berdoa dengan doa yang lain, ia pun menyisipkan doa tersebut di dalamnya.” (HR. Muslim)


Tidak salah kalau doa ini sangat dianjurkan karena doa ini mengandung kebaikan secara umum yaitu kebaikan dunia dan akhirat.

Doa yang sering dibaca Rasulullah ini menjadi utama karena mencakup tiga hal. Pertama, kesempatan di dunia. Kedua, keselamatan di akhirat dan ketiga terhindar dari api neraka.


Disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari bahwa tidaklah seorang nabi maupun orang shalih berdoa melainkan mereka menggunakan doa ini.
Sedangkan Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Pendapat yang lebih tepat mengenai tafsiran ‘kebaikan di dunia’ adalah ibadah dan ‘afiyah (kesehatan). Sedangkan ‘kebaikan di akhirat’ adalah surga dan ampunan Allah. Ada juga ulama yang mengatakan bahwa kebaikan di situ mencakup umum untuk seluruh kebaikan di dunia dan akhirat.” (dari berbagai sumber)

5 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

lailatul qodar

Empat Tanda Lailatul Qodar

Malam lailatul qodar adalah malam yang ditunggu kaum muslimin saat bulan Ramadhan tiba. Banyak keutamaan di malam mulia tersebut. Diantara keutamaan adalah diampuni dosanya yang