Doa Sulit Tidur

insomania

Kesulitan tidur memang menjadi hal yang menyusahkan. Hal tersebut menyebabkan kondisi tubuh menjadi tidak prima dan fit. Tentu banyak faktor yang mempengaruhinya. Ada beberapa cara untuk keluar dari penyakit kesulitan tidur. Salah satunya adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW. Doa sulit tidur ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh sahabat Zaid bin Tsabit.

Disebutkan dalam buku Doa Yang Terkabulkan karya Prof. Dr. M Mutawalli Sya’rawi bahwasanya sahabat Nabi yakni Zaid bin Tsabit pernah mengalami susah tidur  atau insomnia. Pengakuan Zaid ini ditulis dalam Kitab Ibnu Sunni yang dikutip oleh Imam Nawawi. Berikut adalah lafadz bacaan doa ketika sulit tidur.

اَللهُمَّ غَارَتِ النُّجُوْمُ وَهَدَاتِ الْعُيُوْنُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّوْمُ لاَتَأْخُذُكَ سِنَةٌ وَلاَنُوْمٌ، يَاحَيُّ يَاقَيُّوْمُ أَهْدِىءْ لَيْلِى وَأَنِمْ عَيْنِيْ

Allahumma gharatin nujum wa hadaatil ‘uyun, wa anta hayyun qayyum, la takkhuzuka sinatun wala naumun. ya hayyu ya qayyum, ahdi’ laili wa anim ‘aini

Artinya

Ya Allah, bintang-bintang telah redup, mata-mata telah memejam dan Engkau Maha Hidup lagi Maha Terus-menerus mengurus makhluk. Tidak menimpa-Mu rasa kantuk dan tidur. Wahai Dzat Yang Maha Hidup dan Maha mengurusi makhluk, tenangkanlah malamku dan tidurkanlah mataku.

Lalu sahabat Zaid bin Tsabit membacanya kalimat kemudian Allah menghilangkan apa yang saya alaminya itu.

Sahabat Nabi lainnya yang mengalami insomnia atau susah tidur yaitu Khalid bin Walid. Diriwayatkan oleh Muhammad bin Yahya bin Haban, Khalid yang mengadukan keadaan yang dialaminya, Rasulullah menganjurkan membacakan :

اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَوَاتِ السَّبْعِ وَمَا أَظَلَّتْ وَرَبَّ الْأَرَضِينَ وَمَا أَقَلَّتْ وَرَبَّ الشَّيَاطِينِ وَمَا أَضَلَّتْ كُنْ لِي جَارًا مِنْ شَرِّ خَلْقِكَ كُلِّهِمْ جَمِيعًا أَنْ يَفْرُطَ عَلَيَّ أَحَدٌ مِنْهُمْ أَوْ أَنْ يَبْغِيَ عَزَّ جَارُكَ وَجَلَّ ثَنَاؤُكَ وَلَا إِلَهَ غَيْرُكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma Robbas samaawaatis-sab’i wa maa azhallat, wa Robbal ardhiina wa maa aqallat, wa Robbasy-syayaathiina wa maa adhallat, kun lii jaaran min syarri khalqika kullihim jamii’an an yafrutha ‘alayya ahadun minhum au an yabghiya ‘azza jaaruka wa jalla tsanaauka, wa laa ilaaha ghairuka. Laa ilaaha illaa Anta.

Artinya:

 “Ya Allah, Tuhan tujuh lapis langit dan apa yang menaunginya, Tuhan tujuh lapis bumi dan apa yang ada di dalamnya, serta Tuhan setan dan apa yang tersesat. Jadikanlah untukku pelindung dari kejahatan seluruh makhluk-Mu, yang ingin melakukan kejahatan kepadaku, serta melakukan makar kepadaku. Sungguh mulia perlindungan-Mu, sungguh agung pujian kepada-Mu, tidak ada tuhan selain Engkau, dan tidak ada Tuhan kecuali Engkau.” (HR Tirmidzi)

Memang kualitas dan kuantitas tidur mempengaruhi produktivitas, kualitas serta kesehatan seseorang. Tidur yang tidak cukup tentu saja akan menimbulkan gangguan fisik dan mental. Lazimnya tidur seseorang menurut ilmu kesehatan adalah 8 jam tidur dalam sehari. Hal itu penting dilakukan agar kondisi kondisi tubuh terjaga dan selalu fit. Untuk itu ada baiknya ketika Anda sulit tidur untuk membaca doa sulit tidur dari Rasulullah SAW ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

nyadran

Tradisi Menyambut Ramadhan

Di Indonesia menjelang Ramadhan mempunyai banyak tradisi. Sebagai penduduk Islam yang banyak, bulan suci ini sangatlah di tunggu-tunggu. Tradisi menyambut Ramadhan bahan menjadi acara tahunan