Dzikir dan Doa Siang Hari

la haula wala quwwata

Di manapun dan kapan pun kita selalu diingatkan untuk berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT. Rasulullah SAW sendiri memberikan beberapa petunjuk tentang untuk selalu melakukan keduanya. Salah satunya Rasulullah SAW memberikan anjura dzikir dan doa siang hari.

Berikut doa dan dzikir pada waktu siang hari dilakukan Rasulullah SAW sebagaimana termaktub dalam beberapa hadis.

Pertama :

لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ وَ هُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

La ilaha illallahu wahdahu lâ syarîkalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kuli syai-in qadir.

Artinya:

“Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya-lah segala kerajaan dan bagiNya lah segala puji-pujian. Dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.”

Dalam kitab Al Adzkar disebutkan bahwa riwayat Bukhori dan Muslim meriwayatkan sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda,” Barangsiapa membaca dzikir ini seratus kali sehari, samalah pahala yang diperolehnya dengan memerdekakan sepuluh orang budak dan dituliskan baginya seratus kebaikan dan dihapuskan daripadanya seratus kejahatan. Dan dzikir ini seolah-olah menjadi benteng baginya sepanjang hari itu.   

Kedua :

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ الله، وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akba

Artinya :

“Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”

Menurut sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim,Rasulullah SAW bersabda,” Barang siapa membaca dzikir ini, terpeliharalah dia dari segala bencana.”

Ketiga :

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ


La haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil adzim

Artinya, “Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang maha tinggi lagi maha agung.”

Rasulullah SAW bersabda kepada Abu Musa al Asy’ary,” Apakah tidak lebih baik aku tunjukkan kepadamu satu kalimah dari perbendaharaan surga?” Abu Musa menjawab,” Baik benar, ya Rasulullah.” Kemudian Rasulullah bersabda,” Itulah kalimat La haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil adzim” ( HR Bukhori dan Muslim)

Itulah dzikir dan doa ada siang hari yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW yang diambil dari buku Pedoman Dzikir dan Doa  karya Teungku Muhammad Hasby Ash Shiddieqie. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

nyadran

Tradisi Menyambut Ramadhan

Di Indonesia menjelang Ramadhan mempunyai banyak tradisi. Sebagai penduduk Islam yang banyak, bulan suci ini sangatlah di tunggu-tunggu. Tradisi menyambut Ramadhan bahan menjadi acara tahunan