Ghirah Belajar Wakil Menteri Agama

wamenag

Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi berhasil memperoleh gelar doktornya. Dalam disertasinya yang berjudul Kontestasi Ideologi Politik Gerakan Islam Indonesia berhasil dipertahankan di depan tim pengujinya dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.  Wapres mengapresiasi ghirah belajar Wamenag ini ditengah kesibukannya menjalankan tugas negara.

Sidang Sidang Promosi Doktor yang digelar secara virtual, dan disaksikan oleh beberapa pejabat negara. Nampak hadir dalam acara virtual itu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa, dan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudian Wahyudi. Tidak hanya itu Wakil Presiden, KH Makruf Amin juga memberikan ucapan selamat.

Dalam promosi doktoralnya itu, Zainut Tauhid berhasil meraih predikat Memuaskan. Ia mendapatkan nilai 3,72.  Adapun tim pengujinya antara lain Direktur SPs UIN Jakarta Asep Saepuddin Jahar dengan anggota penguji Amany Lubis (Rektor UIN Jakarta dan Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum), Zulkifli (Guru Besar Fakutas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Didin Saepuddin (Guru Besar Fakultas Adab dan Humaniora), Masykuri Abdillah (Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum), dan Munzier Suparta (Guru Besar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan).

Dalam sambutannya Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin melalui sambutan virtual mengatakan bahwa capaian akademik ini juga patut diapresiasi, mengingat saat ini Zainut Tauhid Sa’adi juga mengemban tugas pemerintahan sebagai Wakil Menteri Agama.  “Di tengah kesibukannya sebagai Wamenag, ternyata ghirah belajar saudara Zainut Tauhid Sa’adi masih menyala, sehingga bisa menyajikan karya akademik yang berbobot dan bernilai penting bagi masyarakat dan pemerintah.  Selamat kepada saudara Zainut Tauhid Sa’adi atas prestasinya. Semoga maslahat,” ucap Wapres.

 Pria kelahiran Jepara, Jawa Tengah, pada 20 Juli 1963 itu cukup menyedot perhatian berbagai kalangan. Ia disaksikan oleh sekira 350 pengunjung yang disiarkan melalui platform Zoom Cloud Meetings Dalam disertasinya Zainut Tauhid mengatakan, ruang publik digital dinilai telah memfasilitasi gerakan Islamis untuk memproduksi dan mendistribusikan wacana ideologi politik alternatif di luar batasan sempit lembaga formal dan politik elektoral. Namun, kata dia kelembagaan formal dan pembatasan akses politik elektoral itu tidak menghalangi kelompok Islamis untuk menjadi politis dan memengaruhi masyarakat dan negara.

1 thought on “Ghirah Belajar Wakil Menteri Agama”

  1. Pingback: Halima Aden dapat Kehormatan Sebagai Ratu Fashion » Pitutur ID

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain