KH Marsudi Syuhud, Siti Khadijah Investor Pertama Nabi

masyudi

Siti Khadijah adalah investor pertama Nabi Muhammad. Ini menandakan bahwa Islam sejak lama menaruh perhatian kepada posisi perempuan sebagai entrepreneur.

“Islam sejak lama menaruh perhatian kepada posisi perempuan sebagai entrepreneur. Siti Khadijah adalah investor pertama Nabi yang memberikan modal ketika Nabi berusia 12 tahun dan dikembalikan kembalikan saat usianya mencapai 17 tahun,” ungkap Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Marsudi Syuhud.

Menurut Kiai Marsyudi Nabi Muhammad saat investasi itu kemudian Nabi Hasil usahanya itu, kemudian dia gunakan untuk meminang Siti Khadijah dengan 20 ekor unta.“Kala itu kondisi perekonomian Siti Khadijah kaya raya lebih dulu sehingga menanamkan investasinya pada Rosulullah SAW. Investasi itu kemudian Nabi kembalikan saat usianya mencapai 17 tahun. Hasil usahanya itu, kemudian dia gunakan untuk meminang Siti Khadijah dengan 20 ekor unta,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Kiai Marsudi Suhud bahwa posisi muslimah sebagai ibu akan mengajarkan kepada anaknya melalui contoh nyata dan melahirkan entrepreneur yang lain.  Ia mengungkapkan bahwa negara yang kuat adalah negara yang memiliki entepreneur yang kuat.  Beberapa negara itu, mempunyai entrepreneur yang tinggi adalah Amerika Serikat dengan jumlah enterpreneur 11 persen dari jumlah penduduk, Singapura 7 persen dan Malaysia 6 persen.

 “Sementara Indonesia masih 3,6 persen. Itulah sesungguhnya ladang untuk dakwah entrepreneur di Indonesia. Masih terbuka sekali untuk menjadi entrepreneur. Mudah-mudahan kita tidak berhenti di 3,6 persen, kalau bisa menyalip Malaysia, Singapura, bahkan di atas Amerika,”ungkapnya.

Dia menambahkan, Allah SWT berulangkali mengatakan perintah mendirikan sholat dan mengeluarkan zakat. Kiai Marsudi menafsirkan bahwa perintah mengeluarkan zakat seperti disetarakan dengan sholat. Perintah itu lebih dipilih Allah daripada meminta zakat. Artinya umat Islam harus menjadi umat yang mengeluarkan zakat salah satunya melalui jalur entrepeneur.

“Kalau bisa, nanti ada muslimah yang bisa membayar zakat paling besar sekaligus membayar pajak paling besar juga. Itu menggambarkan alangkah baiknya usaha ini. Itu salah satu cara Dakwah entepreneur, untuk mengembangkan ekonomi secara kreatif dan adaptif,” ujarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

iblis

Dialog Sufi dan Iblis

Dikisahkan Junaid Al Bagdad, serang sufi yang masyhur ini ingin bertemu Iblis. Hingga suatu hari akhirnya berjumpalah dengan makhluk laknatullah ini. Ada dialog menarik ketika

kulit kentang

Sepuluh Manfaat Kulit Kentang

Kentang dikenal sebagai umbi-umbian yang kaya manfaat untuk tubuh. Selain menyehatkan , rasanya juga enak ketika direbus atau digoreng. Namun ternyata kulit kentang juga mempunyai