Amalan Mengendalikan Hawa Nafsu

gus Yusuf

Mengendalikan hawa nafsu memang susah. Namun apabila seseorang mampu mengendalikannya maka akan selamat dunia akherat. Lalu bagaimana cara mengendalikan hawa nafsu itu? Kiai YusufChudlori, pengasuh Pesantren API Tegalrejo Magelang memberikan tipsnya.

Pada dasarnya setiap manusia diberikan hawa nafsu oleh Allah swt untuk membedakan antara manusia dan malaikat sehingga nafsu dalam diri manusia tidak bisa dihilangkan, tapi bisa dikendalikan. Menurut ulama muda ini ada dua kategori nafsu dalam diri manusia. Pertama adalah hawa nafsu lawwamah yang mengarah kepada kejelekan. Kedua adalah nafsu mutmainnah atau nafsu yang menenangkann jiwa. Namun jika manusia mampu mengendalikan nafsu lawwamah maka bisa nafsu jelek tersebut akan nafsu muthmainnah atau nafsu yang menenangkan jiwa. 

Dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin bahwa gambaran hawa nafsu yang diibaratkan seperti kuda liar. “Kalau bisa mengendalikan nafsu maka kuda itu akan jinak dan bisa kita manfaatkan sebaliknya jika kita tidak bisa mengendalikan maka akan terseret kuda tersebut,” ujar Kiai Yusuf Chudlori.  Untuk mengendalikannya, kuda tersebut harus dicambuk siang dan malam agar manut, kemudian baru diberi makan. “Nafsu juga demikian, jangan dituruti, karena cenderung mengarah pada hal-hal negatif.   Misalnya, malam hari nafsu mengajak kita untuk tidur terus padahal adzan subuh telah berkumandang meski ngantuk harus dipaksa bangun lalu ambil air wudhu, shalat. Kemudian saat siang hari, nafsu akan mengajak kita untuk terus makan kalau kita turuti semua itu ‘ya’ bablas,” lanjutnya.

Kiai Yusuf Chudlori atau yang populer dengan sebut Gus Yusuf memberikan tips atau amalan agar mampu mengendalikan hawa nafsu :

Pertama, puasa. Membiasakan puasa sunah sunah seperti puasa Senin Kamis, puasa Daud atau puasa setiap hari dengan niatnya lillahi ta’ala, taqorruban illallah atau untuk mendekat kepada Allah swt. Kedua, bisa dengan membaca Al-Qur’an dengan rutin sehari tiga sampai lima lembar atau satu juz. “Itu obat yang paling bisa untuk mengendalikan nafsu tetapi kalau untuk menghilangkan nafsu tidak ada amalannya karena itu qudratullah,” jelasnya. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain