Dakwah Melalui Media Sosial Sangat Efektif

syamsuddin

Media sosial sebagai sarana penyampaian dakwah lebih digandrungi generasi melenial jika dibandingkan dengan sarana Iainnya seperti televisi maupun pengajian umum. Ada banyak kelebihan dari media sosial ini. Salah satunya adalah bisa berinteraksi secara langsung.  

Hal ini dikatakan oleh dai kondang Ustad Syamsudin Nur dalam acara Penguatan Peran Da’i Milenial dalam Kebangkitan dari Dampak Pandemi Covid-19 yang dilangsungkan secara daring. Ia menuturkan bahwa salah satu platform yang paling aktif di Indonesia sekarang ini adalah TikTok. Plaform ini ternyata berkembang dengan luar biasa dari segi kontennya dan bisa dijadikan media dakwah. “Aplikasi ini awalnya dikenal hanya untuk mendengar musik dan berjoget-joget. Namun (seiring waktu) banyak yang menggunakanya untuk sarana informasi dan edukasi, pebisnis, dokter, banyak da’i yang masuk ke sana,” ungkapnya.

Menurutnya kelebihan sosial media ini bisa berinteraksi langsung. Ia mencontohkan, saat satu orang bertanya, jawabannya bisa didapatkan oleh semua orang yang melihatnya.

Selain itu, TikTok memiliki algoritma yang sangat berbeda dengan sosial media lainnya seperti Instagram. ‘’Kalo di Instagram kita bisa dapat informasi kalau kita follow, kalo TikTok FYP, tidak harus orang follow dulu, mereka hanya cukup install TikTok, materi kita bisa sampai pada gadget mereka,’’ paparnya.

Saat ini ustad Syamsuddin telah memiliki 3,5 juta Followers di TikTok ini memberikan tips dalam berdakwah di media sosial.  Pertama, para da’i harus melihat algoritma TikTok terkait musik yang sedang viral di TikTok. Kemudian, para da’i bisa menggunakan musik tersebut untuk sarana dakwah.

Kedua, dalam berdakwah jangan sampai menjelekkan orang lain. Menurutnya dakwah juga tidak bisa semuanya kita share kepada orang lain. Ustad Syamsuddin menceritakan pengalamanya bahwa dakwah digital mempunyai efek yang sangat luar biasa. ‘’Saya berdakwah di Masjid Raya Kubah Emas, salah satu masjid terbesar di ASEAN. Pendengarnya masih kalah jauh dibanding saya berdakwah di tv, tapi ternyata masih kalah jauh dibanding pendengar di media sosial ,’’ pungkasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain