Keluarga Maslahat Menurut Alissa Wahid

alissa wahid

Alissa Qotrunnada Munawaroh atau lebih dikenal dengan Alissa Wahid menyebutkan tiga prinsip kehidupan berkeluarga maslahat ala Nahdlatul Ulama. Prinsip dasar tersebut diyakini dapat menjadi jawaban atas permasalahan terkait relasi suami-istri.

“Di Lembaga kemaslahatan keluarga NU itu fondasinya ada tiga (yaitu), prinsip keadilan, kesalingan, keseimbangan,” ujarnya dalam buah tayangan Youtube. Alissa kemudian menjelaskan ketiga prinsip tersebut. Pertama prinsip keadilan adalah bagaimana relasi antar anak, relasi orangtua dengan anak, relasi suami-istri dibangun dengan baik.  Kedua, prinsip kesalingan yang artinya saling memberi, menguatkan, dan mengisi.  Ketiga, prinsip keseimbangan antara peran domestik dan peran publik dan antara hak dan kewajiban.

Menurut Alissa Wahid prinsip dasar ini diyakini dapat menjadi jawaban atas permasalahan bagi kehidupan berkeluarga terkait relasi suami istri. Alissa Wahid juga mengatakan Islam membawa transformasi besar terkait peran perempuan misalnya perempuan seperti mendapatkan hak waris, perempuan harus diajak bermusyawarah, dan perempuan juga diberikan keringanan karena dihargai dan diakui fungsi reproduksinya yang berbeda, dan perempuan kemudian mendapat banyak sekali keringanan dalam beribadah.

Risalah yang dibawa Rasulullah saw yang membawa transformasi sosial yang mengarah kepada keadilan bagi perempuan. “Jadi pergeserannya tuh sangat dahsyat pada masa Rasul. Melebihi di belahan dunia yang lain,” terang Alissa Wahid yang dikenal sebagai psikolog keluarga tersebut. Ia menambahkan ayat Al Quran banyak yang memerintahkan laki-laki untuk memperlakukan perempuan dengan baik dan ayat yang menunjukkan kesetaraan laki-laki dan perempuan

Risalah yang dibawa Rasulullah saw yang membawa transformasi sosial yang mengarah kepada keadilan bagi perempuan

Perempuan bernama lengkap Alissa Qotrunnada Munawaroh dikenal sebagai psikolog keluarga. Putri pertama Gus Fur ini dikenal luas karena sumbangsihnya di sektor sosial terutama tentang multikulturalisme, demokrasi serta hak asasi manusia (HAM) dan gerakan Muslim moderat di Indonesia.  Alissa Wahid juga menjabat punggawa di Gusdurian Network Indonesia (GNI) yang merangkul ribuan aktivis di seluruh Indonesia untuk mempromosikan dialog dan pemahaman antaragama, kemasyarakatan yang aktif, demokrasi dan hak asasi manusia (HAM).

1 thought on “Keluarga Maslahat Menurut Alissa Wahid”

  1. Pingback: Muktamar NU akan Diselenggarakan Desember 2021 » Pitutur ID

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain