Zarifa Ghafari Menantang Taliban

zarifa

Berkuasanya Taliban tidak membuat Zarifa Ghafari gentar. Perempuan yang menjadi walikota wilayah Maidan Afganistan ini bahwa menunggu Taliban untuk menghukumnya. Walikota Maidan Sharh ini bahkan tidak akan lari dari negara itu.

“Saya duduk di sini menunggu mereka (Taliban) datang. Tidak ada yang membantu saya atau keluarga saya. Saya hanya duduk bersama mereka dan suami saya. Dan mereka akan datang untuk orang-orang seperti saya dan membunuh saya,” Zarifa Ghafari. Ia menambahkan tidak akan pergi kemana-mana apalagi keluar dari negerinya. “Aku tidak bisa meninggalkan keluargaku. Lagi pula, ke mana aku akan pergi?”ujarnya.

Zarifa Ghafari menjadi terkenal pada tahun 2018 ketika dilantik menjadi walikota termuda di Afghanistan. Ghafari dilantik oleh Presiden Ashraf Ghani yang telah pergi meninggalkan Afganistan. Bicaranya yang kritis dan lantang membuat tentara Taliban telah sering bersumpah untuk membunuh perempuan yang pandai berbicara dan berpengaruh secara politik ini.

Ayahnya Jenderal Abdul Wasi Ghafari meninggal karena ditembak mati taliban 15 November tahun lalu.Saat ayahnya wafat Zarifa berkata, “Itu adalah Taliban. Mereka tidak menginginkan saya di Maidan Shar. Itu sebabnya mereka membunuh ayah saya.”

Zarifa Ghafari lahir tahun 1992 dikenal sebagai seorang advokat, aktivis, politisi dan pengusaha. Ia adalah salah satu dari sedikit walikota perempuan Afghanistan yang telah dilantik pada usia 26 tahun. Perjuangannya dalam memberdayakan hak-hak perempuan di Afghanistan menjadikannya terpilih sebagai International Woman of Courage pada tahun 2020 oleh Menteri Luar Negeri AS. Zarifa juga terdaftar dalam 100 wanita inspiratif dan berpengaruh dari seluruh dunia untuk tahun 2019 oleh BBC .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain