Kiai Misbahul Munir dan Enam Rahasia Allah

misbah

K.H. Misbahul Munir Kholil mengatakan ada enam rahasia Allah kepada umat manusia. Rahasia-rahasia tersebut termaktub dalam kitab Nashoihul ‘Ibad karya Syekh Imam Nawawi Al-Bantani.

Menurut Ketua Misbahul Munir yang juga Aswaja Center Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) in.i keenam rahasia itu adalah sebagai berikut :

Pertama, Allah SWT merahasiakan ridlo Nya di dalam ta’atnya. Ta’at dan ibadah yang diterima di sisi Allah SWT, hanya Allah SWT yang mengetahuinya. Adapun tujuannya adalah agar manusia bersungguh-sungguh dalam beribadah. ““Tidak pilih-pilih dalam beribadah, baik yang wajib maupun yang sunnah. Ibadah yang sedikit maupun ibadah yang banyak. Sedekah yang sedikit maupun sedekah yang banyak. Semua itu kita lakukan,” kata Kiai Misbah.

Kedua, Allah SWT merahasiakan murkanya. Maksiat dan dosa yang dilakukan yang menyebabkan mendapat murka hanya Allah SWT yang mengetahuinya. “Oleh karena itu, jangan sekali-kali kita berbuat maksiat dan jangan meremehkan atas dosa kecil, karena itu sangat bahaya. Karena tidak ada sejarahnya orang terpelanting oleh sebab gunung, melainkan banyak orang terpelanting, tergelincir oleh sebab kerikil,” ungkap Kiai Misbah.

Ketiga, Allah merahasiakan malam Lailatul Qadr di bulan Ramadhan. Tidak ada yang mengetahui dengan jelas malam Lailatul Qodr mempunyai keutamaan yang luar biasa. Hanya Allah SWT yang tahu.

Keempat, Allah merahasiakan kekasih Nya di tengah-tengah manusia. Hal itu bertujuan adalah agar manusia saling menghormati, menghargai, mendoakan satu sama lain dan tidak meremehkan orang lain. “Barang siapa yang rendah hati, maka Allah akan mengangkat derajatnya. Oleh karena itu, mari kita berikhtiar untuk berbuat baik dengan rendah hati (tawadhu),” tutur Kiai Misbah.

Kelima, Allah SWT merahasiakan umur manusia. Tidak ada yang mengetahui kapan dan di mana seseorang meninggal hanya Allah SWT yang mengetahuinya. “Tujuannya adalah agar kita berhati-hati, jangan sampai kita berbuat maksiat,” tuturnya.

KH. Misbahul Munir Kholil adalah sisij dibalik berdirinya Pengurus Pusat Aswaja NU Center. Beliau dikenal sebagai seorang ulama Pakar Ajaran Aswaja (Ahlussunnah Wal Jamaah). Selain itu tercatat pula di sebagai Anggota Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Namanya menjadi sangat familiar di kalangan santri karena dakwahnya yang selalu disiarkan langsung menggunakan akun media sosial.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain