Doa Seorang Sufi ketika Dipukul Bekas Budaknya

Ibrahim bin Adham adalah salah satu sufi yang mempunyai banyak kisah unik. Penuh inspirasi dan mengandung kedalaman ketika membaca kembali kehidupan Ibrahim bin Adham.

Beberapa kita seperti Tadzkirul Awwliya karya Fariduddin Athar hingga kitab Usfiriyah karya syeikh Muhammad bin Abu Bakar mendokumentasikan kisah-kisah tersebut.

Salah satu kisah yang menarik untuk dijadikan teladan adalah tentang bekas budaknya. Disebutkan bahwa bekas budaknya itu suka mabuk-mabukan.

Ia bebas karena telah dimerdekakan oleh Ibrahim bin Adham. Suatu hari Ibrahim bertemu dengan budaknya itu dalam keadaan mabuk.

“Hai bung bawa aku ke rumahmu,” ucap budak itu yang telah hilang kesadaran.

“Baik,” jawab Ibrahim bin Adham. Setelah itu dituntunlah bekas budaknya dan pergi ke sebuah kuburan. Si budak menjadi berang dan kemudian memukul keras Ibrahim.

“Sudah kubilang bawalah aku ke rumahmu, kenapa aku dibawa ke kuburan,” katanya tambah garang.

“Wahai orang yang  kurang pikir. Inilah sebenar-benarnya rumah. Rumah yang lain itu hanyalah kiasan,’ jawab Ibrahim.

Si budak bertambah garang. Lalu dipukullah Ibrahim lebih keras. Setiap kali kena pukul, Ibrahim selalu mengucapkan,” Semoga Allah mengampunimu.” Bekas budaknya itu melakukannya berkali-kali dan berhenti ketika ada seseorang lewat, “ Mengapa engkau sakiti bekas tuanmu itu?”  

 “Hah, siapa orang ini,” katanya sambil sempoyongan.

“Ini adalah bekas tuanmu Ibrahim bin Adam yang telah memerdekakan kamu,” katanya.

Seketika itu, si budak menghentikan aksi kekerasannya. Ia kemudian memohon ampun kepada bekas tuannya itu. “ Maafkan aku yang telah berbuat tidak pantas dan memukulmu tuan Ibrahim,” katanya.

“Aku telah memaafkanmu,’ jawab Ibrahim.

Si budak itu berkata lagi,’ Wahai tuan hamba, betapa tidak adilnya diriku. Tuan telah saya sakiti sedemikian rupa, namun tuan selalu membalasnya dengan doa. Tuan selalu berkata Allah mengampunimu pada setiap pukulan saya.”

“Bagaimana tidak. Engkaulah yang menjadi lantaranku masuk ke surga dengan penyiksaanmu ini,” jawab Ibrahim.   

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain