Kisah Tamu Rasulullah yang Dosanya Dihapus

anak

Kisah ini menceritakan seorang tamu Rasulullah yang banyak dosa. Namun kemudian dosa tersebut terhapuskan karena sebuah perbuatan mulia yaitu memberikan kebahagiaan pada anak-anak.

Dikisahkan oleh Ali Bin Abi Thalib bahwasanya suatau hari Rasulullah SAW kedatangan seorang tamu. Orang tersebut kemudian berkata kepada Rasulullah SAW,” Wahai Rasulullah saya telah berbuat dosa, maka bersihkanlah saya.”

Rasul kemudian bertanya,”Apa yang sudah engkau lakukan?”

Mendengar pertanyaan Nabi mulia ini, orang terbut berkata,” Saya malu mengatakannya wahai Rasulullah.”

Mendengar jawaban itu Rasul kemudian berkata,” Mengapa malu kepadaku tidak malu kepada Allah yang melihat perbuatanmu? Pergi, sebelum turun api di sini.”

Orang tersebut kemudian pergi. Ia putus asa dan menangis tersedu-sedu meninggalkan Rasulullah SAW dan para sahabatnya.

Tidak lama kemudian datanglah malaikat Jibril.  Jibrilpun berkata,” Wahai Muhammad, mengapa engkau membuat orang tersebut putus asa orang yang telah melakukan dosa. Padahal ia memiliki penghapus dosa meskipun dosanya besar sekali.”

Mendengar pernyataan Malaikat Jibril itu, Rasulullah SAW bertanya,”Seperti apa penghapus dosanya itu?’ 

Malaikat Jibril kemudian menjawab,“ Ia mempunyai seorang anak kecil. Setiap ia masuk rumahnya dan anak itu datang menyambutnya. Ia mengacungkan makanan atau sesuatu yang membuat anak tersebut bergembira. Maka bila bocah itu gembira, itulah yang menghapus dosanya.”

Dalam keterangannya kemudian disebutkan dalam Kitab Usfuriyah bahwa  menyenangkan anak-anak bisa menghapus dosa dan menyelamatkan diri dari api neraka. Sebagaimana firman Allah dalam surat al Anfal 28 yang artinya,” Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah SWT. ada pahala yang besar.”

Maka marilah kita memberikan kebahagiaan kepada ana-anak dengan memberikan pendidikan dan contoh akhlak yang baik. Mereka adalah masa depan kehidupan ini.

Wallahu A’lam bi Showab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain