Doa Abu Muslim al Khaulani untuk Pembisik Istrinya

Abu Muslim al Khaulani dikenal sebagai golongan tabi’in yang dikenal karena doanya yang makbul. Salah satu kisah doanya kepada pembisik istrinya.

Ada yang menarik tentang keadaannya. Dikisahkan bahwa Abu Muslim Al-Khaulani ketika akan masuk rumah selalu mengucapkan salam. Ketika sampai di dalam rumah yang dilakukannya adalah mengucapkan takbir. Dan hal tersebut biasanya diikuti oleh istrinya pun juga mengucapkan takbir. Ini menjadi salah satu yang dibiasakan Abu Muslim dan keluarga dalam kesehariannya.

Disebutkan pada suatu malam, Abu Muslim pulang ke rumah. Seperti biasanya beliau mengucapkan salam dan takbir. Namun apa yang dilakukannya kali ini tidak ada jawaban dari sang istri. Tentu kejadian yang janggal ini membuat Abu Muslim penasaran. Apalagi suasana di dalam rumah dalam gelap gulita. Dengan rasa was-was dicarilah istrinya.

Sesaat kemudian Abu Muslim kaget. Beliau mendapati istrinya sedang termenung. Ia kemudian bertanya kepada istrinya itu tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Istrinya kemudian menjawab dengan sedikit mengeluh,”Orang lain hidup enak…. sedangkan engkau….Sekiranya engkau sudi menemui Muawiyah untuk memberi kita seorang pembantu, dan uang belanja untuk menutupi kebutuhan kita.”

Jawaban istrinya yang tidak disangka itu membuat Abu Muslim kaget. Kemudian beliau berdoa,” Ya Allah siapa yang merusak aku melalui keluargaku maka butakanlah mereka.”

Selang beberapa hari kemudian datanglah seseorang kerumahnya untuk  menemui Abu Muslim. Tamu itu minta didoakan karena tiba-tiba matanya menjadi buta. Permintaan itu dikabulkan Abu Muslim, lalu beliau berdoa. Tidak seberapa lama orang tersebut sembuh dari kebutaan. Ternyata orang yang buta itulah yang membisikkan kepada istrinya agar Abu Muslim meminta bantuan Muawaiyah.

Abu Muslim Al Khaulani berasal dari Yaman dan memeluk Islam pada masa Nabi Muhammad saw.  Beliau  datang ke kota Madinah ketika masa kekhalifahan Abu Bakar ash-Shiddiq. Semasa di Yaman, Abu Muslim pernah ditangkap dan berusaha dibakar oleh Al-Aswad al-Ansi, yang mengaku diri nabi, namun selamat. Abu Muslim turut serta dalam pasukan Islam yang dikirim untuk melakukan penaklukan Syam melawan Kekaisaran Romawi Timur. AbuMuslim wafat semasa Muawaiyah berkuasa dan dimakamkan di Darayya, sebuah desa tak jauh dari Damaskus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain