Thalhah bin Ubaidillah Sahabat Rasulullah saw yang Mempunyai Tiga Julukan

thalhah

PITUTUR ID. Thalhah bin Ubaidillah adalah salah satu satu sahabat Nabi saw. yang dijamin masuk surga. Beliau mempunyai tiga julukan karena karena akhlak, keteguhan dan kedermawanannya.


Sahabat Thalhah pernah rela kehilangan jari jarinya salah satu sahabat yang tidak segan-segan mengorbankan dirinya demi melindungi Rasulullah SAW. Saat perang Uhud, ia bahkan rela kehilangan jari-jarinya saat melindungi Rasulullah dari serangan kafir Quraisy. Rasulullah memberi julukan tiga julukan kepada Thalhah bibi Ubaidillah ini, yaitu Si Baik Hati, Si Pemurah, dan Si Dermawan.

Kisah masuknya Islam, sahabat Rasulullah saw ini termasuk unik. Sebelum Islam beliau dikenal sebagai pedagang sukses. Saat perjalanan dagangnya ke Basrah, bertemu dengan seorang pendeta yang mengatakan akan datang seorang nabi terakhir di tanah Haram. Thalhah mempercayai ucapan itu.

Saat kembali ke Makkah, beliau mendengar bahwa Muhammad yang diangkat menjadi Nabi dan Rasul. Dia pun penasaran dan ingin segera bertemu dengan Rasulullah saw. Pertama yang dilakukan Thahlah adalah menemui Abu Bakar as-Siddiq.

” Siapa yang melihat seorang laki-laki yang masih berjalan Dwimuka bumi ini, padahal ia telah memberikan nyawanya, maka hendaklah ia memandang Thalhah.”

Kemudian ia bertanya kepada sahabatnya itu. Abu Bakar kemudian menjelaskan mengenai Ia kebenaran yang diajarkan Rasulullah saw. Maka dengan diantar Abu Bakar, Thalhah untuk menemui Rasulullah dan menyatakan dirinya masuk Islam.

Setelah bersaksi di hadapan Rasulullah as, Thalhah adalah sahabat yang setia menjunjung panji-panji Islam. Beliau ikut dalam beberapa peperangan penting dan peristiwa penting umat Islam. Bahkan dalam perang Uhud jari-jari beliau putus karena melindungi Rasulullah saw.

Suatu hari Rasulullah saw membaca surat al Ahzab ayat 23, yang artinya,” Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan di antara mereka ada yang gugur, dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janjinya).”

Kemudian Rasulullah saw menatap wajah-wajah sahabatnya sambil menunjuk Thalhah bin Ubaidillah dan bersabda,” Siapa yang melihat seorang laki-laki yang masih berjalan Dwimuka bumi ini, padahal ia telah memberikan nyawanya, maka hendaklah ia memandang Thalhah.”

Sabda Rasulullah saw ini menjadi bukti tentang kedudukan Thalhah bin Ubaidillah. Wallahu A’lam Bishowab.***

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain