Buah Delima Ibrahim al Khawas

Dikisahkan suatu hari sufi bernama Ibrahim Al Khawas sedang berada di gunung Lakam yang terletak di Antaqiyah dalam suatu perjalanan. Saat itu ia melihat buah delima. Karena rasa laparnya kemudian diambilnya satu bua delima dan kemudian dibelah. Kemudian ia memakannya. Karena rasanya masam delima itu dibuangnya.

Setelah berjalan beberapa saat ia bertemu dengan lelaki yang membawa rebana sambil mengucapkan salam. “ Assalamualaikum wahai Ibrahim,” katanya.

“ Wa alaikum salam,” jawab Ibrahim dengan keheranan. Setelah itu ia berkata lagi,” Bagaimana engkau kenal dengan namaku?”

“ Orang yang oleh Allah diberikan pengetahuan makrifat, maka tidak ada yang samar sedikitpun baginya,” ungkap orang tersebut.

Selanjutnya orang itu berkata,” Saya melihat keadaanmu selalu bersama Allah. Bagaimana saya  menanyakan sesuatu yang akan menjagamu terhindar dari keinginan terhadap buah delima. Sesungguhnya sengatan memakan buah delima (yang subhat) akan ditemukan di akhirat.  Sedangkan sakit sesungguhnya yang sudah tahunan akan dirasakan di dunia.”

Mendengar hal itu Ibrahim al Khawas kaget dan tercenung. Kemudian laki-laki itupun pergi.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

lailatul qodar

Empat Tanda Lailatul Qodar

Malam lailatul qodar adalah malam yang ditunggu kaum muslimin saat bulan Ramadhan tiba. Banyak keutamaan di malam mulia tersebut. Diantara keutamaan adalah diampuni dosanya yang