Muslim Perancis dalam Tekanan Terkait Piagam Nilai- Nilai Republik yang Baru

Presiden Emmanuel Macron mengumumkan sejumlah langkah menyusul serangan oleh kelompok ekstremis. Salah satunya adalah piagam “nilai-nilai republik” yang harus ditandatangani para imam masjid di Perancis. Selain itu pemerintah Perancis mengambil langkah yang mereka sebut tindakan yang belum pernah dilakukan sebelumnya yaitu menyasar masjid-masjid yang dicurigai menyuburkan ekstremisme.  

Dalam sebuah pernyataannya Menteri Dalam Negeri Perancis , Gerald Darmanin, mengatakan ada 76 masjid akan menjadi sasaran dalam beberapa hari ke depan bahkan sebagian akan ditutup. Langkah ini termasuk rancangan undang-undang baru untuk mencegah apa yang disebut separatisme Islam dan mengurangi pengaruh asing terhadap Muslim Prancis.

Menanggapi hal itu Dewan Muslim Prancis akan bertemu Presiden Macron pekan ini. Mereka akan membahas tentang pasal baru dalam Piagam menyangkut nilai-nilai republik yang harus mereka tandatangani. Dewan Muslim, (CFCM), yang mewakili sembilan asosiasi Muslim, dilaporkan diminta untuk mencantumkan pasal pengakuan nilai-nilai republik, menolak Islam sebagai gerakan politik dan melarang pengaruh asing. “Kami tidak setuju dengan semua hal di Piagam ini dan apa yang akan ditambahkan,” kata Chems-Eddine Hafiz, wakil presiden CFCM dan pemimpin masjib besar Paris seperti dilansir laman bbcindonesia. Terkait hal tersebut pihak CFCM rencananya akan membentuk pendaftaran untuk para imam di Perancis yang akan menandatangani Piagam, sebelum mendapatkan akreditasi.

Menurut Pakar Islam Prancis, Olivier Roy, piagam yang sedang dirancang memiliki dua masalah. Pertama adalah diskriminasi karena hanya menyasar ulama Muslim dan kedua adalah hak kebebasan agama. “Anda diwajibkan untuk menerima undang-undang negara, tapi Anda tidak diharuskan untuk mengikuti nilai-nilai itu. Anda tidak boleh mendiskriminasi LGBT misalnya, namun Gereja Katolik tidak diwajibkan untuk menerima perkawinan sejenis,” kata Roy.

Saat ini Perancis memiliki sekitar lima juta penduduk Muslim dan terbesar di Eropa. Muslim Perancis mendapatkan tekanan besar terkait pemenggalan guru sekolah terkait karikatur Nabi Muhammad menjadikan beberapa bulan lalu. Bahkan Oktober 2020, Presiden Macron mengatakan akan melakukan “penekanan besar” terhadap otoritas Muslim. Negara yang menjunjung paham sekularisme manjadikan hal ini sulit diterapkan.

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

sandal

Memakai Sandal Menurut Islam

Memakai sandal ternyata mempunyai banyak manfaat. Tidak hanya dari segi kesehatan, namun juga dari sudut agama. Islam sendiri sangat menganjurkan memakai sandal. Bahkan Rasulullah saw