Buku tentang Umrah Indonesia Diluncurkan

Buku Umrah Indonesia ini memuat berbagai hal dari cara pandang tentang ibadah umrah yang berbeda.  

Kemenag menerbitkan buku tentang umrah di Indonesia. Buku ini menjelaskan tentang sejarah dan tata kelola umroh di Indonesia.

“Keberadaan Buku Umrah Indonesia ini sangat penting karena sangat berbeda dengan buku umrah yang ada di pasaran. Perbedaannya terutama dari sisi sudut pandang yang menjelaskan tata kelola umrah,” terang Plt Dirjen PHU Oman Fathurahman di Bogor, Selasa (29/12)  seperti dilansir laman kemenag.go.d.

Buku  yang berjudul Umrah Indonesia: Ringkasan Sejarah dan Tata Kelola Umrah Indonesia memuat sudut padangan yang berbeda tentang sejarah dan dinamika pengelolaan umrah selama ini.  Menurut Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim Buku Umrah Indonesia  berusaha merekam dinamika penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Di dalamnya memuat sejarah umrah di masa Nabi. “ Spirit penyelenggaraan umrah, utamanya pada fase Hudaibiyah menjadi penting dalam sejarah Islam.  Selama 19 hari Nabi bersama Sahabat dalam keadaan berihram, sembari bernegosiasi untuk umrah di Masjidil Haram. Niat berumrah ini tertunda setahun seiring disepakatinya Perjanjian Hudaibiyah,” katanya.

 Selain kaya kaya akan informasi penyelenggaraan umrah yang ditulis tidak hanya pada aspek teori dan sejarah tetapi juga pada realita dinamika penyelenggaraan umrah baik yang terkait dengan regulasi, kasus dan penanganannya, hingga inovasi pelayanan.

Disamping itu dalam buku ini  juga memuat penjelasan tentang dinamika umrah di masa pandemi. “Penyelenggaraan umrah di masa pandemi merupakan kondisi baru yang belum pernah ada sebelumnya sehingga perlu ditulis secara khusus menjadi sebuah buku,” ujarnya.

Ada empat fase penyelenggaraan umrah di Indonesia yang dipaparkan dalam buku ini. Yaitu: 1) umrah untuk berhaji, belajar, atau bekerja; 2) umrah sebagai ibadah kaum elit; 3) umrah dari ibadah kaum elit hingga alit; dan 4)  umrah dan industri wisata religi.  

Buku terbitan Desember 2020 ini dirilis oleh bersamaan dengan Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi yang berlangsung di Bogor.

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain