Kiai Najib Abdul Qadir Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Wafat

Kiai Najib Abdul Qadir, Ulama sesepuh Pesantren Al Munawir Krapyak ini dikenal sebagai ahlinya ilmu Al Quran.

Innalillahi wa innaa ilaihi rajiun, kembali salah satu ulama Indonesia wafat. Kiai Najib Abdul Qadir salah satu sesepuh pesantren Krapyak dan Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) wafat pada Senin (4/1/2020). Beliau meninggal pada usia 67 tahun.

“Iya betul. Baru saja,” ujarnya Gus Muhammad Nahdi, pengasuh Pondok Pesantren Sunan Pandanaran yang dilansir dari laman nu.or.id. Menurutnya almarhum sempat hendak dibawa ke rumah sakit, namun, beliau tidak berkenan.

Kiai Najib adalah pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta. Beliau bernama  lengkap KH Raden Muhammad Najib Abdul Qodir Munawwir sekaligus cucu dari KH Munawwir, pendiri Pondok Pesantren Krapyak.

Kiai Najib dikenal sebagai ahli Qur’an di  Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak. Beliau termasuk kiai yang sangat sederhana dan tawadu. Ulama besar ini namanya tersohor akan bacaan al-Qur’annya yang tartil, fasih dan lancar, terutama ketika sedang simaan al-Qur’an 30 juz.

Beliau adalah seorang guru Al Quran yang mumpuni.  Saat sebagai santri, Kiai Najib menjadi santri kinasih yang mendapat ijazah qira’ah sab’ah dari KH Arwani Amin Kudus.

“Al-Qur’an adalah Kalamullah yang dimuliakan oleh Allah sendiri. Sesuatu yang Allah untuk dimuliakan jangan sampai disepelekan. Maka anak-anak kalau sudah pulang ke rumah, berumah tangga, bekerja, jangan sampai dilupakan (hafalan dan bacaan) Al-Qur’annya,” begitu katanya. al Fatihah.

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

lailatul qodar

Empat Tanda Lailatul Qodar

Malam lailatul qodar adalah malam yang ditunggu kaum muslimin saat bulan Ramadhan tiba. Banyak keutamaan di malam mulia tersebut. Diantara keutamaan adalah diampuni dosanya yang