Rekomendasi MUI Terkait Peta Pendidikan Nasional 2020-2025

Rekomendasi MUI terkait peta Pendidikan Nasional 2020-2035 dirasa kurang memberikan pembinaan moral dan agama . Disamping itu pendidikan yang hanya berfokus pada keterampilan akan mengurangi mempersempit pendidikan berwawasan karakter dan nilai-nilai budaya lokal.

“Problemnya adalah karena perhatian lebih diberikan pada skill dan keahlian, dan kurang pada pembinaan moral dan religiusitas, karakter serta nilai-nilai budaya lokal,” kata Kartini yang mewakili Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI.

Adanya isu ideologi transnasional, MUI menyadari bahwa kemajuan IT telah menjadikan semua ideologi berkembang dan bersifat transnasional. Maka dari itu, MUI berharap agar pendidikan lebih mengedepankan pendekatan kultural melalui penghayatan pendidikan Pancasila yang juga didalamnya terkandung nilai pendidikan moral dan karakter.

“Pancasila merupakan ideologi dan pandangan hidup (way of life) seluruh bangsa Indonesia dalam segala lini kehidupan, sehingga perlu dilestarikan karena di dalamnya terdapat nilai-nilai kepribadian bangsa yang luhur,” tambah Kartini.

Rekomendasi MUI  disampaikan terkait dengan Peta Jalan Pendidikan 2020-2035 Kemendikbud RI dalam perspektif pendidikan, agama, moral, karakter, dan budaya.

Namun MUI mengapresiasi dan mendukung agar pemerintah bekerjasama dengan para stakeholder bidang pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang tidak mengesampingkan pembentukan karakter dan nilai religiusitas.

“Dari MUI kami sangat mengapresiasi dan sangat mendukung agar kita bisa membentuk sebuah konstruksi menjadi grand desain besar dalam peta pendidikan yg saat ini kurang membahas pendidikan karakter, moral, religiusitas, dan lain-lain,” imbuhnya.

Rekomendasi MUI Terkait Peta Pendidikan 2020-2025 disampaikan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi X dilaksanakan via daring melalui Zoom, Selasa (12/1/2021). Hadiladalam acara tersebut beberapa ormas keagamaan seperti Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi), Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin), NU, dan juga Muhammadiyah.

Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2025 adalah  gagasan dari Mendikbud Nadiem Makarim degan maksud peserta didik mampu terbentuk menjadi Pelajar Pancasila. Asah satu instrumennya adalah Program Merdeka Belajar.

Nadiem mengatakan bahwa pelajar Pancasila sendiri adalah pelajar yang memiliki enam ciri yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, kreatif, bernalar kritis dan mandiri.

1 thought on “Rekomendasi MUI Terkait Peta Pendidikan Nasional 2020-2025”

  1. Pingback: Tugas Ayah menurut Habib Abdullah al Hadad » Pitutur ID

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain