DSN akan Keluarkan Sembilan Fatwa Keuangan Syariah

keuangan syariah

Ada sembilan fatwa keuangan syariah yang akan dikeluarkan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) tahun 2021 ini. Fatwa tersebut mencakup fatwa tentang perbankan, pasar modal, industri keuangan non-bank (IKNB), serta industri, bisnis, dan ekonomi.


Hal ini dikemukakan Direktur DSN MUI Institute, AH Azharuddin Lathif dalam rapat virtual pleno DSN MUI berlangsung Selasa (26/01). Menurut Azaharuddin selain membahas program kerja, rapat pleno tersebut juga menjadi ajang saling mengenal antar sesama pimpinan dan anggota DSN MUI yang baru.


Tentang fatwa keuangan Syariah, Azharuddin menjelaskan alah satunya fatwa perbankan. Dan yang akan dikeluarkan antara lain fatwa tentang jizzaf (beli tebasan), pelunasan sebelum jatuh tempo (PSJT), cash financing, serta margin during construction (MDC). Fatwa tentang pasar modal terdiri dari exchange traded fund (ETF) dan securities crowdfunding.


Adapun terkait IKBN berisi fatwa tentang reasuransi syariah serta fatwa tentang kanal distribusi syariah. Sementara di bidang industri, bisnis, dan ekonomi syariah akan dibahas fatwa tentang koperasi syariah.


Dari sembilan rencana fatwa tersebut, Azhar mengatakan, fatwa tentang pelunasan sebelum jatuh tempo, reasuransi syariah, kanal distribusi asuransi Syariah, dan koperasi syariah kemungkinan menjadi yang paling cepat disahkan. Sebab, empat fatwa ini tinggal menunggu kajian.


“Fatwa tentang pelunasan sebelum jatuh tempo, reasuransi syariah, kanal distribusi asuransi syariah, dan koperasi syariah sudah ada draftnya, tinggal dilanjutkan kajian,” ungkapnya, Rabu (27/01) seperti dilansir laman mui.or.id.


Sementara itu Ketua Badan Pengawas DSN MUI KH. Ma’ruf Amin berharap DSN MUI memanfaatkan momen tersebut secara optimal. “Penekanan utama (kelahiran KNEKS) ada pada penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, seperti pengembangan Kawasan Industri Halal (KIH), layanan sertifikasi halal satu atap (one stop services), dukungan ketersediaan bahan baku dan fasilitas ekspor, bahkan penguatan dukungan pemasaran ke pasar global sebagai bagian dari rantai nilai produk halal global (global halal value chain),” karanya Selasa saat memberikan pengarahan dalam rapat pleno tersebut.


Kiai Ma’ruf menambahkan bahwa salah satunya dilakukan dengan merancang program kerja yang matang. Salah satunya dengan membangun kerjasama lintas lembaga yang terkait, termasuk dengan pemerintah. Menurut Kiai Makruf, Kerjasama dengan pemerintah sangat penting karena beberapa kebijakan terbaru pemerintah mendukung perkembangan ekonomi syariah. Salah satu kebijakan terbaru adalah merger (bergabung) beberapa bank BUMN syariah menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

lailatul qodar

Empat Tanda Lailatul Qodar

Malam lailatul qodar adalah malam yang ditunggu kaum muslimin saat bulan Ramadhan tiba. Banyak keutamaan di malam mulia tersebut. Diantara keutamaan adalah diampuni dosanya yang