Dana jamaah Haji yang Batal Berangkat Dijamin Aman Oleh Pemerintah

anggito

Pembatalan pemberangkatan haji tahun ini membuat banyak pihak bertanya-tanya. Salah satunya tentang dana haji yang telah dikumpulkan di Badang Pengelola Keuangan Haji (BPKH).  Namun dipastikan bahwa dana jamaah haji yang batal berangkat dijamin aman oleh pemerintah.

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu memastikan dana jemaah haji  aman. “Perlu kami jelaskan, bahwa seluruh dana yang kami kelola aman. Dana tersebut saat ini ditempatkan di bank syariah,” ungkap Anggito seperti dikutip laman kemenag.gi.id.  

Lebih lanjut Anggito menambahkan bahwa melakukan pengelolaan dana jemaah haji batal berangkat sesuai dengan aturan yang terdapat dalam KMA No.660/2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji 1442 H / 2021 M.

“Dana yang terkumpul dari setoran awal dan pelunasan adalah sebanyak 7,5 triliun rupiah,” Sebut Anggito. Sedangkan jemaah haji khusus yang telah melakukan pelunasan sebanyak 15.084 jemaah. Terkumpul dana  setoran awal dan setoran lunas sebesar 120, 60 juta dolar.  Pada tahun ini ada ada 569 jemaah yang membatalkan. Sedangkan haji khusus yang membatalkan hanya 162.   

Seperti diketahui bahwa Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memastikan Indonesia tidak memberangkatkan jamaah haji Indonesia 2021/ 1442 H. menurutnya di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, maka kesehatan dan keselamatan jiwa jamaah haji lebih utama serta harus dikedepankan. “Karena masih pandemi (Covid-19) dan demi keselamatan jamaah, pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jamaah haji Indonesia,” kata Menag

Menag juga menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/ 2021 M. ditambahkan bahwa keputusan ini sudah melalui kajian mendalam. Kementerian Agama (Kemenag) sudah melakukan pembahasan dengan Komisi VIII DPR RI pada 2 Juni 2021. “Komisi VIII DPR dan Kemenag, bersama stakeholder lainnya akan bersinergi untuk melakukan sosialisasi dan komunikasi publik yang baik dan masif mengenai kebijakan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1442 H/ 2021 M,” ujar Menag.

Pemberangkatan haji memang batal, namun dana jamaah Haji yang batal berangkat dijamin aman oleh pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain