MUI Imbau Masyarakat Ikuti Prokes Saat Ibadah

prokes

Meningkatnya jumlah pederita covid 19 akhir-akhir ini mendapatkan perhatian MUI. Salah satunya adalah himbauan agar masyarakat mematuhi prokes saat melakukan ibadah.

Hal ini dikatakan oleh  ketua Komisi Dakwah MUI, Drs. H. Ahmad Zubaidi, M.A “Seharusnya masyarakat lebih percaya lagi dengan ulama untuk menjalankan ibadah, untuk menjalankan ibadah seperti salat berjamaah, kita bisa liat terlebih dahulu zona daerah nya apakah situasi dari daerah itu merah atau tidak? Merah yang dimaksud adalah lokasi dimana daerahnya yang sudah pemerintah lockdown jadi tidak dapat menjalankan ibadah secara berjamaah akan tetapi boleh di lakukan di rumah,” ungkapnya.

Menurutnya MUI sendiri sudah mengeluarkan fatwa tentang tata cara menjalankan ibadah selama Pandemi, sesuai dengan protokol kesehatan dari pemerintah. Ia juga  mendukung surat edaran Menteri Agama15 juni 2021 yang berisikan tentang Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Keagaman di Rumah Ibadah.

“Saya setuju dengan aturan Kemenag soal peraturan yang mengatakan membatasi rumah ibadah, berarti kan itu pemerintah sedang mengatur upaya pemberhentian penyebaran dari Covid-19 untuk di zona-zona yang dianggap merah daerah yang dianggap merah seharusnya menerapkan protokol yang sangat ketat dan jika angka Covid-19 di daerah itu melonjak naik harus ada nya penutupan sementara dari rumah ibadah di daerah tersebut,” ujarnya seperti dilansir laman mui.or.id

Di samping  menaati prokes saat menjalankan ibadah, MUI juga berharap dai turut aktif menyebarkan berita yang benar soal Covid ini.  Ahmad Zubaidi juga berharap agar pendakwah menyampaikan fatwa-fatwa MUI terkait Covid 19 kepada masyarakat, serta tidak menyebarkan hoax atau informasi yang belum jelas kebenarannya. “Kedua, harapan dari saya adalah para da’i tidak boleh menyebar hoax terkait pandemi ini kepada masyarakat dan harapan saya yang terakhir adalah masyarakat didorong untuk crosscheck informasi terkait Covid-19,” tutupnya. Tercatat data per Jumat 18 Juni 2018, kasus di Indonesia meningkat hingga 12.990. Total kasus 1.963.266, sembuh 1.779.127, dan meninggal 54.043 jiwa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

sandal

Memakai Sandal Menurut Islam

Memakai sandal ternyata mempunyai banyak manfaat. Tidak hanya dari segi kesehatan, namun juga dari sudut agama. Islam sendiri sangat menganjurkan memakai sandal. Bahkan Rasulullah saw