Kemenag Revisi Aturan Penyelenggaraan Kegiatan Hari Raya Idul Adha

iduladha

Adanya pemberlakuan tentang Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, maka pihak kementrian Agama akan merevisi edaran tentang penyelenggaraan kegiatan Hari Raya Idul Adha. Kebijakan tersebut disesuaikan dengan kebijakan PPKM yang dikeluarkan oleh pemerintah

“Secara khusus dalam menghadapi Idul Adha, Kementrian Agama akan segera lakukan revisi dan sosialisasi SE Pelaksanaan Salat Idul Adha dan Pelaksanaan Qurban. Ini disesuaikan dengan PPKM,”  kata Menag di Jakarta, Kamis (1/7/2021) seperti dilansir laman kemenag.go.id

Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas  dalam rapat pimpinan (rapim) dengan jajarannya yang dilakukan secara Darling. Menag menambahkan bahwa kementriannya  memastikan kesiapan dalam menjalankan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, termasuk penyelenggaraan kegiatan hari raya Idul Adha.

Menurut Menag, kebijakan PPKM berlaku juga di tempat ibadah seperti masjid, musala, gereja, pura, vihara dan kelenteng. Tidak hanya itu tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditutup sementara.  Hal yang sama juga berlaku pada sekolah dan madrasah. “Seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring. Fasilitas umum, misanya area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lainnya juga ditutup sementara. Tidak benar rumah ibadah ditutup, sementara sektor pariwisata dibuka,”ungkapnya.

Pemerintah sendiri tela menetapkan PPKM mulai tanggal 3 hingga 25 Juli mendatang. Adapun cakupan area PPKM meliputi 45 Kabupaten/Kota dengan nilai assesment 4 dan 76 Kabupaten/Kota dengan nilai assesment 3 di Pulau Jawa dan Bali.

Kebijakan PPKM ini diterapkan sebagai upaya menurunkan penambahan kasus konfirmasi harian kurang 10ribu per-hari. Nantinya akan dilakukan pengetatan aktivitas untuk beberapa sektor kegiatan. Misalnya, dilaksanakan 100% Work From Home untuk sektor non esensial dan 50% untuk sektor esensial. Cakupan sektor esensial adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina, serta industri orientasi ekspor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

sandal

Memakai Sandal Menurut Islam

Memakai sandal ternyata mempunyai banyak manfaat. Tidak hanya dari segi kesehatan, namun juga dari sudut agama. Islam sendiri sangat menganjurkan memakai sandal. Bahkan Rasulullah saw