Obituari Prof. Dr. Hj. Huzaemah Tahido Yanggo

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, seorang ulama perempuan Indonesia, Prof. Dr. Hj. Huzaemah Tahido Yanggo berpulang ke rahmatullah. Pakar perbandingan madzhab dan guru besar UIN Syarif Hidayatullah ini dikenal sebagai intelektual yang telah membubuhkan nama harumnya dalam khasanah keilmuan Indonesia. Pendapat-pendapatnya hingga kini masih menjadi rujukan. Berikut adalah obituari Prof. Dr. Hj. Huzaemah Tahido Yanggo yang dirangkum dari berbagai sumber.

Huzaemah adalah perempuan Indonesia pertama yang memperoleh Ph.D dalam ilmu fiqih perbandingan mahzab dari Universitas al-Azhar Mesir pada tahun 1981 dengan cumlaude. Dan menerima gelar doktor pada tahun 1984 dalam bidang yang sama dengan cumlaude juga.

Beliau dikenal sebagai sosok yang sangat disiplin. Dalam sebuah tulisan yang dimuat di laman mui.or.id  salah satu kebiasaannya adalah membawa buku catatan berwarna hitam di setiap kali rapat pimpinan harian MUI. dalam obituari Prof. Dr. Hj. Huzaemah Tahido Yanggo dijelaskan bahwa beliau selalu menulis apa yang menjadi setiap keputusan rapat. Tak heran kalau dirinya selalu hapal hasil rapat yang diikutinya.

Selain itu saat menjadi salah satu pimpinan harian MUI periode 2015-2020, Prof Huzaemah selalu hadir tepat waktu. Di usianya yang sudah sepuh, ternyata masih hapal fatwa-fatwa MUI di luar kepala. Sepanjang 2015-2020, Prof Huzaemah adalah garda terdepan dari keluarnya fatwa MUI.  Sederet jabatan pernah diemban dalam karier akademiknya, Huzaemah antara lain Pembantu Dekan I di Fakultas Syariah dah Hukum, Universitas Islam Indonesia (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Direktur Program Pascasarjana Institut Ilmu al-Quran (IIQ) dan sekaligus Rektor Institut Ilmu Alquran 2014-2018. Ia juga menjadi anggota Komisi Fatwa MUI sejak tahun 1987, menjadi anggota Dewan Syariah Nasional MUI sejak 1997 dan sejak 2000. Tercatat pula menjadi Dewan Pakar Pimpinan Pusat Muslimat NU dan A’wan Pengurus Besar nahdlatul Ulama

Hingga saat ini pendapatnya sering dikutip dan menjadi bahan rujukan generasi setelahnya. Hal ini membuktikan bahwa bahwa Prof. Dr. Hj. Huzaemah Tahido Yanggo adalah intelektual papan yang disegani oleh para akademisi dan pemikir hukum Islam. Ketua Bidang Fatwa MUI Periode 2015-2020, Prof Huzaemah Tahido Yanggo kini telah wafat di usia 74 tahun. Huzaemah wafat  setelah sebelumnya berjuang melawan Covid-19. ( dari berbagai sumber)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain