Delapan Masjid Kuno Pantai Gading Masuk Daftar Warisan Dunia

masjid pantai gading

Organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan PBB atau UNESCO memasukkan delapan masjid kuno di Pantai Gading sebagai warisan dunia. Masjid-masjid tersebut adalah saksi perkembangan Islam di jalur perdagangan trans Sahara.

“Bangunan-bangunan tersebut adalah saksi yang sangat penting bagi perdagangan trans-Sahara yang memfasilitasi penyebaran agama Islam dan budaya Islam,” kata lembaga PBB tersebut. Delapan masjid kuno tersebut terletak di kota Tengréla, Kouto, Sorobango, Samatiguila, M’Bengué, Kong, dan Kaouara , Disebutkan bahwa masjid-masjid di Pantai Gading gayanya dapat pengaruh gaya Sudan, Dari banyaknya masjid yang ada di Pantai Gading hanya ada masjid ada 20 bangunan masjid kuno yang terawat dengan baik. Padahal pada awal abad lalu terdapat ratusan masjid kuno. pengaruh arsitekturnya adalah gaya khas masjid Sudan, khusus untuk wilayah sabana di Afrika Barat. Model masjid seperti in9i berkembang antara abad ke-17 dan ke-19.

Bentuk masjid-masjid tersebut merupakan perpaduan dari gaya arsitektur Islam dan arsitektur lokal. Menurut UNESCO masjid-masjid yang terletak kota Tengréla, Kouto, Sorobango, Samatiguila, M’Bengué, Kong, dan Kaouara adalah paling baik perawatannya di antara 20 masjid besar yang tersisa di Pantai Gading.

Bangunan dan corak masjid masjid tersebut menampilkan interpretasi gaya arsitektur yang berasal dari abad ke-14 di Kota Djenné, bagian dari Kekaisaran Mali. Gaya tersebut kemudian menyebar ke Sudan pada abad ke-16 dan berkembang untuk menyesuaikan dengan iklim yang lebih basah. Gaya arsitektur di masiid-masjid Pantai Gading pada abad 17 hingga 19 ketika pedagang dan cendekiawan Muslim datang dari Kekaisaran Mali di selatan Hal ini yang memperpanjang rute perdagangan trans-Sahara waktu itu.

Di laman resmi World Heritage Candidates, ada yang unik dari masjid tersebut yaitu terbuat dari batu bata denganoleh kayu yang menonjol, penopang vertikal yang dimahkotai dengan tembikar atau telur burung unta, dan menara meruncing.  Sesi ke-44 Komite Warisan Dunia diadakan secara online dan diketuai dari Fuzhou, Provinsi Fujian di China timur. Pertemuan daring ini akan berlangsung hingga 31 Juli 2021 lalu.

2 thoughts on “Delapan Masjid Kuno Pantai Gading Masuk Daftar Warisan Dunia”

  1. Pingback: Masjid Tua Wapauwe: Masjid yang Pernah Pindah Secara Misterius » Pitutur ID

  2. Pingback: Pertama Kali Wanita Menduduki Posisi Penting untuk Urusan Dua Masjid Suci » Pitutur ID

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain