1 Muharam Jatuh pada 11 Agustus 2021, Hari Libur Digeser

tahun baru islam

Tahun baru hijriyah 1 Muharam jatuh pada 11 Agustus 2021. Hal ini dikatakan oleh Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. Namun ada yang berubah dalam putusan ini. Dalam kalender nasional disebutkan  awalnya 10 Agustus kini dengan keputusan tersebut berubah menjadi 11 Agustus 2021 M. Maka dari itu hari libur digeser.

Perubahan tersebut tertuang dalam Keputusan bersama Menag, Menaker, dan Menpan RB No 712, 1, dan 3 tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menpan dan RB No 642, 4, dan 4 tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.  “Tahun Baru Islam tetap 1 Muharram 1443 H, bertepatan 10 Agustus 2021 M. Hari libur digeser menjadi 11 Agustus 2021 M,”ujarnya.  

Perubahan tersebut juga menyangkut hari libur peringatan Maulud Nabi Muhammad saw. “Awalnya hari liburnya 19 Oktober, berubah menjadi 20 Oktober 2021 M,” jelasnya. “Sedangkan cuti bersama dalam rangka Hari Raya Natal pada 24 Desember 2021 M, ditiadakan,” sambungnya.

Disebutkan oleh Kamaruddin  bahwa kebijakan ini sebagai bagian dari upaya  pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19. “Ini ikhtiar untuk mengantisipasi munculnya klaster baru, maka dipandang perlu dilakukan perubahan hari libur dan cuti bersama tahun 2021 M,” sebutnya. “Jadi hari liburnya saja yang berubah, bukan hari besar keagamaannya,” tandasnya.

Perhitungan Tahun Baru Islam dimulai masa Khalifah Umar bin Khattab r.a. atau enam tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.  Disebutkan dalam riwayat ketika Khalifah mendapat surat balasan yang mengkritik bahwa suratnya yang terdahulu dikirim tanpa angka. Setelah bermusyawarah dengan para sahabat lainnya. Para sahabat Nabi tersebut saling menyuarakan usulnya.

Banyak usulan dari para sahabat, Ada yang berpendapat penanggalan Islam dihitung dari peristiwa penyerangan Abrahah terhadap Kakbah yang dikenal dengan Amul Fiil (Tahun Gajah). Ada juga yang menyarankan penanggalan Islam dihitung dari turunnya wahyu pertama kepada Rasulullah SAW. Ada pula yang mengusulkan penanggalan Islam dihitung dari wafatnya Rasulullah saw. Tapi yang disepakati adalah hijrahnya Nabi ke Madinah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain