Wanita Arab Saudi Menduduki Posisi Pengurus Dua Masjid Suci

Wanita Arab Saudi Jadi Pengurus Masjid

Wanita Arab Saudi telah ditunjuk untuk menduduki posisi teratas Presidensi Urusan Umum Dua Masjid Suci. Kedua perempuan itu adalah Dr. Al-Anoud Al-Aboud dan Dr. Fatima Al-Rashoud. Ini adalah pertama kali perempuan menduduki jabatan dalam bidang yang penting ini.

Hal itu dikatakan oleh Sheikh Abdulrahman Al-Sudais, Kepala Presidensi Urusan Umum Dua Masjid Suci. Kedua wanita Arab Saudi itu ditunjuk sebagai asisten sebagai bagian dari serangkaian perubahan administratif. Jabatan senior lainnya diberikan kepada Dr. Kamelia Al-Daadi, yang ditunjuk sebagai asisten sekretaris untuk urusan administrasi dan pelayanan perempuan.

Sementara itu Dr. Ibtehab Al-Jeaid, menjabat sebagai wakil presiden perpustakaan dan penelitian ilmiah. Adapun Dr. Norah Al-Thuwaibi  ditunjuk sebagai  wakil presiden untuk urusan ilmiah, intelektual dan bimbingan perempuan.

“Kami memiliki visi negara kami 2030 dan visi kepresidenan 2024 dalam pembangunan dan pembaruan untuk membuka cakrawala baru bagi kaum muda untuk memompa darah, pembangunan berkelanjutan, pemberdayaan perempuan, teknologi dan digitalisasi, di samping laju pembangunan di bidang kecerdasan buatan,” ujar  Syeikh As-Sudais yang dikenal sebagai salah satu imam dan khatib Masjidil Haram.

Sementara itu Dr. Kamelia Al-Daadi, salah satu yang ditunjuk menjadi pejabat senior di urusan dua masjid suci ini mengatakan Al-Daadi mengatakan kepada Arab News bahwa perubahan struktural baru akan mendukung keberhasilan dan perkembangan pemerintahan.

Ia menyebutnya sebagai cerminan sejati dari lingkungan kerja yang penuh kemajuan, dan kelanjutan . “Tanggung jawab berlipat ganda ketika datang ke Dua Masjid Suci karena mereka adalah tujuan jutaan Muslim, dan melayani mereka adalah kehormatan besar yang dicari semua orang, ” kata Kamelia.

Perubahan struktural tersebut diharapkan akan mendukung keberhasilan dan perkembangan lingkungan kerja yang penuh kemajuan, dan kelanjutan. Syeikh As-Sudais juga memerintahkan untuk membuat lembaga asisten pemberdayaan perempuan lembaga yang dipimpinnya itu.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya yang berkelanjutan untuk memberdayakan perempuan di Dua Masjid Suci dan memaksimalkan kader perempuan terkemuka.

Presidensi Urusan Umum Dua Masjid Suci juga mengumumkan rencana untuk melatih 320 karyawan wanita Arab Saudi dengan meluncurkan program pelatihan berjudul “Hayyak”. Disebutkan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan standar penyambutan/penerimaan jemaah wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain