Mulai Agustus Penerbitan Kartu Nikah Fisik Distop

kartu nikah

Kementerian Agama Republik Indonesia menghentikan penerbitan kartu nikah fisik mulai Agustus 2021. Sebagai penggantinya pemerintah menyediakan kartu nikah digital. Adanya kartu nikah digital sebenarnya telah dirilis pada Mei lalu.  

“Kami di Kementerian Agama memutuskan untuk menghentikan penerbitan kartu nikah fisik per Agustus 2021 ini. Sebagai gantinya, Kementerian Agama telah meluncurkan kartu nikah digital oleh Gus Menag bersamaan dengan pencanangan 6 KUA Model di KUA Banjarnegara pada akhir Mei lalu,” Jajang Ridwan Kepala Subdit Mutu, Sarana Prasarana, dan Sistem Informasi KUA Ditjen Bimas Islam.

Jajang menambahkan bahwa penggantian kartu nikah fisik menjadi digital sudah sesuai dengan Surat Ditjen Bimas Islam B-2361/Dt.III.II/PW.01/07/2021 terkait Penggunaan Kartu Nikah Digital. Surat ini ditandatangani Plt. Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam, Muhammad Adib Machrus. “Dalam Surat Edaran Ditjen Bimas Islam tersebut dijelaskan bahwa mulai Agustus 2021 Kemenag tidak lagi menerbitkan kartu nikah secara fisik. Sementara kartu nikah fisik yang tersisa akan kita habiskan,” ujarnya.

Adapun layanan kartu nikah digital bisa diakses di semua Kantor Urusan Agama (KUA) yang telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah Web). Sekarang hampir 100 persen KUA sudah bisa mengakses Simkah Web.

Untuk mendapatkannya, pasangan calon pengantin harus mengisi formulir pendaftaran nikah melalui Simkah Web di www.simkah.kemenag.go.id. Kemudian dilanjutkan dengan pengisian data-data yang lengkap, mulai nama, nomor telepon, hingga alamat email yang masih aktif. Ketika pasangan pengantin tersebut selesai akad nikah maka kartu nikah digital akan dikirim melalui email dan nomor WhatsApp yang telah didaftarkan melalui Simkah (sementara masih melalui email) dalam bentuk tautan atau ‘link’.

Kartu nikah digital ini ternyata tidak hanya untuk pasangan yang baru nikah, namun juga diperuntukkan bagi pasangan yang sudah lama menikah. Proses pengurusannya mudah. Adapun yahapan pengajuan kartu nikah dgital bagi pasangan sudah lama menikan meliputi:

1. Datang ke Kantor Urusan Agama tempat menikah.

2. Data pernikahan dimasukkan ke dalam web Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah).

3. Kartu nikah digital akan dikirim melalui email dalam bentuk soft file.

Disebutkan bahwa adanya kartu nikah digital adalah untuk mempermudah pasangan pengantin membawa dokumen nikah dan tidak perlu repot membawanya berpergian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain