Ada 25 Mataf Baru di Masjidil Haram

mataf

Mataf atau jalur di mana umat Islam mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram bertambah 25 jalur baru. Diantaranya empat khusus untuk lansia dan difabel. Penambahan ini adalah bagian dari rencana mengelola kerumunan di tengah pandemi covid 19.

Hal itu dikatakan oleh Presidensi Umum Arab Saudi untuk Urusan Dua Masjid Suci. Pihak Kepresidenan juga mengumumkan telah mengalokasikan 17 pintu masuk Yana da di Masjidil Haram untuk menerima jamaah dan peziarah. Ada lebih dari 100 penjaga telah ditempatkan di lokasi yang ditentukan. Disebutkan pula peningkatan ini dilakukan sebagai bagian dari rencana untuk mengelola kerumunan di tengah pandemi COVID-19. Pihak berwenang juga akan menerapkan semua upaya tindakan pencegahan untuk menghentikan penyebaran penyakit yang ditularkan melalui udara di jalur baru tersebut.

Sementara itu Fahd Al-Maliki, direktur Departemen Gerbang Masjidil Haram, mengatakan bahwa pintu-pintu di Masjidil Haram saat ini telah dilengkapi dengan sinyal cahaya dan panel pemandu. Alat ini yang akan mengarahkan orang ke tempat-tempat kosong di dalam masjid.

Disebutkan pula pihak kepresidenan juga mengelola kelompok peziarah berdasarkan banyak faktor dan tujuan serta pengalaman jamaah untuk berkoordinasi agar mencapai komunikasi yang efektif. dengan semua kelompok yang bekerja di Masjidil Haram.

Sedangkan Kepresidenan Umum Urusan Masjid Nabawi mengatakan pihaknya menambah pekerja lapangannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung Masjid Nabawi selama hari-hari ke-9, 10, dan 11 bulan Muharram. Layanan tersebut antara lain menyediakan air Zamzam untuk jamaah dan mereka yang berpuasa di Masjid Nabawi.

Arab Saudi sudah membuka kembali pelaksanaan ibadah umrah. Banyak umat Islam dari berbagai negara melakukan umrah. Adapun Indonesia belum memberangkatkan jamaahnya karena terkendali beberapa aturan yang telah diterapkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain