Pria Inggris dan Misi Berjalan Kaki ke Mekkah

Adam Mohamed seorang pria dari Inggris melakukan jalan kaki agar bisa menunaikan ibadah haji tahun depan. Ia akan menempuh jarak 6.500 kilometer. Dalam perjalanan kali ini ia juga membawa gerobak khusus untuk tidur dan membawa perlengkapannya.

Adam Mohamed warga dari Wolverhampton Inggris, memulai perjalanannya 1 Agustus dan akan tiba di Mekkah pada Juli tahun depan. Perjalanan haji merupakan cita-citanya. “Suatu hari saya baru saja bangun tidur dan saya berkata bahwa saya akan berjalan menuju haji, menuju Mekah, itulah yang saya lakukan,” kata Mohamed kepada Arab News.

Disebutkan bahwa Adam akan melewati beberapa negara antara lain Belanda, Jerman, Republik Ceko, Bulgaria, Turki, Suriah dan Yordania. Tiap harinya akan berjalan rata-rata 17,8 km. Dengan mendorong gerobak seberat 250 kilogram. Troli seukuran peti mati di dapat atas bantuan perusahaan las lokal yang terdapat aliran listrik untuk membantunya tidur dan memasak.

Adam mengatakan bahwa selain misi untuk berhaji, ia juga akan menyebarkan pesan cinta, perdamaian, dan kesetaraan dalam perjalanannya itu. “Saya merasa terhormat menjadi putrinya karena saya tidak pernah berpikir dia akan melakukan sesuatu yang luar biasa dan menyatukan begitu banyak orang,” kata Dalya putri sulungnya. Menurutnya apa yang dilakukan ayahnya dengan membawa pesan kedamaian, cinta, dan kemanusiaan akan memberikan energi positif menyatukan semua.

“Adam mengatakan bahwa selain misi untuk berhaji, ia juga akan menyebarkan pesan cinta, perdamaian, dan kesetaraan dalam perjalanannya itu”

Selama dalam perjalanan 25 hari ia telah memperoleh setengah juta pengikut di TikTok.  Kisah perjalanannya setiap hari di media sosia menjadi sorotan banyak orang. Orang-orang yang lewat dengan mobil mereka mulai mengenalinya. Anak-anak berlari ke arahnya dan mengatakan kepadanya bahwa mereka mendengarkan nasihatnya. “Anda tidak dapat membayangkan betapa bahagia dan bangganya saya ketika melihat anak-anak berlari ke arah saya dan berkata ‘Paman Adam, pahlawan saya’ dan memeluk saya. Saya menginspirasi mereka serta perempuan dan laki-laki,” katanya.

Adam mengatakan bahwa ia mampu berbicara empat bahasa, termasuk Arab dan Farsi. Ia pindah ke Inggris pada akhir 1990-an setelah bertugas Irak sebagai tentara dan ditangkap sebagai tawanan perang.  

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain