Muktamar NU akan Diselenggarakan Desember 2021

munas nu

Muktamar Nahdlatul Ulama akan diselenggarakan pada 23-35 Desember 2021 mendatang. Keputusan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) KH Said Aqil Siroj dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU pada Sabtu (25/9) di Jakarta.

“Bismillahirrahmanirrahim. Demi menjaga martabat Nahdlatul Ulama dan keberlangsungan Munas dan Konbes ini secara tenang, damai, dan teduh, tadi saya mengambil prakarsa untuk bermusyawarah bersama Hadaratus Syekh Rais ‘Aam, Katib ‘Aam, dan Sekjen. Dan alhamdulillah kami bersepakat dan memutuskan bahwa pelaksanaan Muktamar NU ke-34 akan diselenggarakan pada tanggal 23-25 Desember 2021”, ungkap Kiai Said.

Menurut Kiai Said keputusan tersebut diambil setelah adanya musyawarah antara Ketua Umum PBNU bersama Rais ‘Am PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekretaris Jenderal PBNU H Ahmad Helmi Faishal Zaini. Kiai Said menambahkan untuk penyelenggaraan kegiatan Muktamar nanti akan mematuhi protokol kesehatan dan mendapatkan persetujuan satgas Covid-19 baik di tingkat nasional maupun di tingkat daerah.  

Penyelenggaraan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2021 berlangsung pada 25-26 September 2021. Acara nasional yang diselenggarakan di Jakarta ini diikuti para pengurus wilayah Nahdlatul Ulama untuk menyampaikan aspirasi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama di wilayah masing-masing. Acara ini diadakan secara hybrid yaitu melalui offline dan daring serta mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Para peserta yang offline dibatasi hanya 250 orang saja.

Berbagai persoalan aktual dibahas dalam Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jakarta kemarin. Total ada sembilan isu yang dibahas pada acara yang berlangsung selama dua hari itu.

Acara dibuka oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin juga hadir secara virtual. Sembilan isu yang dibahas dikelompokkan dalam tiga kategori. Yakni, isu aktual atau waqiiyah yang meliputi hukum zat gelatin. Kemudian, hukum produksi dan konsumsi daging berbasis sel serta hukum mata uang kripto atau cryptocurrency.

Kemudian is hukum atau qonuniyah yang membahas tiga regulasi utama. Yakni, UU Nomor 1 Tahun 1965 tentang Penodaan Agama, RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol, serta posisi pajak dan perdagangan karbon (carbon tax and carbon trading) kaitannya dengan RUU Ketentuan Umum Perpajakan (KUP).

Serta musyawarah tematik atau maudluiyyah akan membahas moderatisme NU dalam berpolitik, tata cara pengambilan hukum istinbath maqashidi, serta pandangan Islam terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Setidaknya ada tujuh ruangan yang akan digunakan dalam Munas dan Konbes NU.  Satu ruangan besar akan digunakan untuk acara pembukaan, penutupan, dan sidang pleno. Sedangkan enam ruangan lainnya akan digunakan untuk sidang enam komisi.

1 thought on “Muktamar NU akan Diselenggarakan Desember 2021”

  1. Pingback: Kiai Misbahul Munir dan Enam Rahasia Allah » Pitutur ID

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain