Nisreen Abu Kamel, Bebas dari Penjara Israel tapi Tidak Bisa Bersatu dengan Keluarga

nisreen

Kisah mengharukan datang dari Nisreen Abu Kamel. Perempuan yang bebas dari penjara Israel selama 6 tahun tidak dapat bersua dengan keluarganya.

PITUTUR ID. Seorang perempuan bernama Nisreen Abu Kamel Palestina yang dibebaskan dari penjara Israel bersatu dengan keluarganya. Tindakan aneh ini memicu kemarahan berbagai pihak.


Adalah Nisreen Abu Kamel yang dipenjara selama enam tahun. Perempuan kelahiran Haifa ini dijebloskan ke tahanan karena dituduh sebagai mata-mata. Ibu tujuh anak ini dibebaskan pada Minggu (17/10/2021) dari penjara Damon.

Saat akan kembali pada keluarganya di jalur Gaza pada Minggu kemarin, ia ditahan pasukan Israel. Alasannya adalah tidak dizinkan memasuki wilayah Palestina yang diblokade.

Nisreen kemudian harus menginap di jalan Eres yang merupakan jalan persimpangan anatar Gaza dan Israel. Disebutkan oleh media Palestina, keluarga menunggu di sisi lain persimpangan. Abu Kamil yang dicegah kembali ke Gaza melalui pos pemeriksaan Beit Hanoun.

“Saya sudah menikah selama 20 tahun di Gaza, dan itu hak saya untuk kembali ke rumah saya dan bersatu kembali dengan suami dan anak-anak saya,” kata Nisreen kepada Al-Jazeera. Ia menambahkan sangat ingin bertemu dengan keluarganya.

“Saya sudah menikah selama 20 tahun di Gaza, dan itu hak saya untuk kembali ke rumah saya dan bersatu kembali dengan suami dan anak-anak saya,” kata Nisreen kepada Al-Jazeera. Ia menambahkan sangat ingin bertemu dengan keluarganya.

Pihak berwenang telah menolak untuk memulangkan Nisreen ke keluarganya di Jalur Gaza yang diduduki, dengan dalih “memegang kartu identitas Israel.”
Selama penahanannya, ia dilarang melihat anak-anaknya. Saat ditangkap anak bungsunya berusia delapan bulan, dan yang tertua bernama Amira berusia 11 tahun.

Nisreen ditangkap oleh otoritas Israel pada tahun 2015. Ia dituduh melakukan kegiatan mata-mata untuk faksi- faksi perlawanan Palestina di Jalur Gaza. Nisreen dan keluarganya menolak tuduhan tersebut yang kemudian berujung pada hukuman penjara.

Saat dipenjara, suaminya Hazem Abu Kamel mengatakan bahwa istrinya menderita penyakit serius yang yang diderita di dalam pusat penahanan, seperti diabetes, tekanan, dan sakit pada kaki.

Pihak penjara Israel bahkan dituduhmelakukan kelalaian karena tidak merawat Nisreen yang menambah penderitaannya di dalam penjara. Saat ini, ada 36 wanita Palestina yang ditahan di penjara Israel, menurut kelompok hak asasi tahanan Addameer

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain