MUI Promosikan Keuangan Sosial Islam pada Dunia

PITUTUR ID. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengadakan konferensi internasional keuangan sosial Islam. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan peluang strategis bagi Indonesia dalam mempromosikan model dan pengawasan keuangan sosial Islam kepada negara-negara OKI dan global.


Bekerjasama dengan Dewan Syariah Nasional MUI (DSN-MUI), Bank Indonesia (BI) dan International Islamic Fiqh Academy (IIFA) Jeddah, Arab Saudi, MajelisUlama Indonesia (MUI) akan mengadakan Virtual International Conference Islamic Social Finance: Fiqh Perspective (Promoting Indonesia as a Global Hub for Islamic Social Finance).


Acara ini menurut Ketua BPH DSN-MUI, KH Hasanudin diharapkan dapat mengenalkan berbagai hal terkait konteks Islamic Social Finance (ISF). Selain itu juga dapat mendorong penelitian ilmiah terkait isu muamalah dan maliyah kontemporer.

“Indonesia memiliki modal yang sangat besar untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia, khususnya sebagai Global Hub for Islamic Social Finance (ISF),”ujarnya, dalam keterangan tertulisnya.

Dengan mempromosikan Indonesia menjadi pusat global keuangan sosial Islam akan meningkatkan dampak, tata kelola, dan transparansi lembaga keuangan syariah terbesar di dunia.

Untuk itu, Kiai Hasanudin berharap semua pihak yang berkepentingan perlu memahami pendekatan yang dilakukan oleh para ulama atau fuqaha. “Perlu mempertemukan para ulama atau cendekiawan Islam untuk berbagi ilmu dam bentuk pendekatan atau pandangan masing-masing mengenai potensi ISF dalam mendukung SSDGs,” tuturnya.

Diharapkan pula dari acara ini lahir rekomendasi strategis dan kebijakan dalam pengembangan Indonesia sebagai Global Hub for ISF. Rekomendasi untuk melembagakan sektor keuangan sosial Islam menjadi bagian penting dari perekonomian negara-negara Muslim.

Perlu diketahui bahwa ini menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk memanfaatkan saluran keberadaan keuangan Islam sosial melalui dukungan liteteratur dan aturan fiqh yang telah dikeluarkan oleh IIFA.

IFFA atau International Islamic Fiqh Academy sendiri berdiri sejak tahun 19881 sebagai referensi Fiqh pertama bagi negara-negara anggota OKI dan masyarakat Muslim secara global.

Menurut rencana acara ini dibuka oleh wakil Presiden Republik Indonesia KH Makruf Amin. Kiai Makruf sekaligus menjadi keynote speaker dengan tema: Indonesia as a Global Islamic Social Finance Hub.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain