Kemenag Bersinergi dengan Dua Kementerian dan Lembaga Negara untuk Percepatan Sertifikasi Halal

sertifikasi halal

PITUTUR ID. Kementerian agama bersinergi dengan dua kementerian dan Sekretaris Kabinet mengembangkan sistem informasi dan akselerasi sertifikat halal. Diharapkan adanya MOU ini akan mempermudah peralu usaha mendapatkan sertifikasi halal.


Sinergitas ini melibatkan Kemenkominfo, Sekretaris Kabinet, dan Kemenkop UKM ditandatangai secara simbolis dalam gelaran pembukaan BLU Expo 2021 di Gelora Bung Karno (GBK) Istora Senayan Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Penandatanganan MoU bidang UMKM itu berupa pengembangan sistem informasi untuk akselerasi pelaksanaan Sertifikasi Halal.

Tujuan dari MoU tiga kementerian dan lembaga negara sebagai salah satu upaya untuk mendukung percepatan penerbitan Sertifikasi Halal untuk Usaha Mikro dan Kecil UMK dan pelakunya untuk mendapatkan sertifkasi halal.

Dalam kesempatan tersebut sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju hadir, di antaranya Menteri Keuangan, Menteri PMK, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta perwakilan kementerian dan lembaga lain pemilik BLU. Hadir mendampingi Menag, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham.


Acara ini diadakan oleh Kementerian Keuangan selaku Pembina Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) dan berlangsung secara virtual.

BLU EXPO 2021 diselenggarakan dari tanggal 16 hingga18 November 2021 dengan melibatkan seluruh BLU dengan mengambil tema besar yaitu “BLU Berstrategi Pulihkan Ekonomi”.

Dalam acara itu Presiden Joko Widodo dalam sambutannya secara virtual dalam pembukaan BLU Expo 2021 mengatakan pandemi telah memberikan tantangan yang berat bagi semua negara termasuk Indonesia dalam masalah kesehatan dan ekonomi.

Selanjutnya Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa agenda reformasi struktural, penguatan pondasi pembangunan jangka panjang harus tetap dilanjutkan.

“Di saat pandemi, kita justru berhasil menerbitkan UU Cipta Kerja yang menjadi langkah penting reformasi struktural dalam memperbaiki ekosistem investasi, penciptaan lapangan kerja serta birokrasi yang efektif dan efesien,” kata Joko Widodo.***

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain