Ini Syarat Tobat Menurut Imam Ghazali

doa

Bertobat dengan segera adalah tuntutan bagi seorang mukmin. Tobat adalah awal dari pendakian dan maqom pertama bagi seorang sufi. Menurut bahasa, hakekat tobat adalah kembali. Kata tobat berasal dari kata taba yang artinya kembali. Secara maknawi tobat bisa diartikan dengan kembali dari sesuatu yang dicela Allah SWT menuju sesuatu yang dipuji syariat.

Tobat sejatinya adalah pintu masuk seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Daam tobat terdapat penyesalan terhadap perbuatan tercela sekaligus terdapat daya upaya jiwa dari seorang hamba untuk berbuat kebaikan di masa mendatang.

Rasulullah SAW bersabda: “Setiap  bani  Adam  berbuat  dosa  dan  sebaik-baik  orang  yang  berbuat  dosa adalah yang bertobat.”

Imam Al Ghazali mengatakan bahwa tobat adalah penyesalan atas sebuah dosa dengan berjanji untuk tidak melakukan keburukan yang sama lagi dan kembali kepada Allah. Menurutnya tobat adalah awal dalam kehidupan seseorang yang berniat untuk berjalan di jalan agama.

Dalam kitab Minhajul Thalibin, Imam Al Ghazali menyebut ada empat syarat yang harus diperhatikan saat tobat agar diterima Allah SWT.  Adapun keempat syarat itu seperti dilansir dari laman bincangsyariah.com adalah sebagai berikut :

Pertama, betul-betul meninggalkan perbuatan dosa. Dia harus meneguhkan hati dan menguatkan jiwa untuk tidak akan pernah lagi mengulangi perbuatan dosanya.

Kedua, bertobat dari perbuatan dosa yang sudah pernah dilakukan sebelumnya.

Ketiga, dosa yang dahulu pernah dilakukan harus dihindari dan tidak melakukannya lagi. Caranya adalah mengabaikan kesempatan untuk berbuat dosa yang sama, meskipun berbeda wujud ataupun modelnya.

Keempat, usaha meninggalkan pengulangan dosa yang pernah dilakukannya semata-mata diniatkan hanya untuk menganggungkan Allah SWT, serta menjauhkan murka dan siksa-Nya. Tobat dilakukan  bukan karena kesenangan duniawi, ketakutan terhadap manusia, hasrat ingin dipuji, reputasi, jabatan, kemiskinan, dan kelemahan pribadi.

Adapun yang terpenting dar tobat adalah kesungguhan untuk tidak mengulangi kesalahan yang lalu. Adapun tujuan tobat hanya semata-mata karena Allah, bukan karena ingin diperhatikan orang lain atau tujuan duniawi lainnya.

1 thought on “Ini Syarat Tobat Menurut Imam Ghazali”

  1. Pingback: Riya’ menurut Imam Ghazali • Pitutur ID

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain