Sepuluh Nasehat Imam Abu Hanifah

nasehat

Imam Abu Hanifah adalah salah satu ulama masyhur yang pendapatnya dijadikan sebagai rujukan hingga sekarang. Selain dikenal sebagai ahi fikih beliau juga dikenal dengan nasehat-nasehatnya yang relevan dengan zaman. Diantaranya adalah nasehat Imam Abu Hanifah kepada anaknya yang bernama Hammad.

Hammad bernama lengkap Hammad bin Abi Hanifah aal Nukman bin Tsabit Al Kufi. Nama populernya dengan nama Faqih Abu Ismail. Seperti ayahnya, Hammad juga dikenal sebagai ulama yang mumpuni, soleh dan wara.

Ada beberapa nasehat yang disampaikan oleh Abu Hanfah kepada Hammad. Sebagaimana dicantumkan dalam kita  Jami’ al-Ushul fi al-Auliya bahawa Abu Hanifah memberikan beberapa pentunjuk yang bisa untuk mendpatkan kebahagiaan dalam urusan agama dan dunia,

Ada empat nasehat imam Abu Hanifah yang bisa kita petik manfaatnya seperti yang dilansir dari laman nu.or.id. Berikutnasehat Imam Abu Hanifah :

Pertama, hendaklah kamu menjaga ketaqwaanmu dengan memelihara anggota badan dari perbuatan maksiat karena takut kepada Allah, serta melaksanakan segala perintah-Nya sebagai bentuk penghambaan diri (‘ubudiyyah) kepada-Nya.

Kedua, hendaklah kamu tidak tetap berada dalam ketidaktahuan akan sesuatu hal yang kamu perlu mengetahuinya.

Ketiga, hendaklah kamu tidak bergaul melainkan bersama orang yang kamu butuhkan dalam urusan agama dan duniamu.

Keempat, hendaklah kamu berlaku adil terhadap diri sendiri dan janganlah kamu mempertahankan bagi dirimu sendiri kecuali dalam keadaan terpaksa.

Kelima, hendaklah kamu tidak memusuhi orang Muslim dan orang dzimmi.

Keenam, hendaklah kamu merasa cukup dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu dari harta dan kedudukan.

Ketujuh, hendaklah kamu perelok menutup-nutupi dalam sesuatu hal yang bermanfaat kepadamu dalam merasa cukup dari manusia.

Kedelapan, hendaklah kamu tidak meremehkan seorangpun manusia atasmu.

Kesembilan, hendaklah kamu mengendalikan dirimu dari terlibat perkara yang tidak berfaidah.

Kesepuluh, hendaklah kamu apabila bertemu dengan orang-orang, mengawali ucapan dengan salam, memperindah tutur kata, menunjukkan kasih sayang kepada orang yang baik, dan menyenangkan hati kepada dengan orang yang jahat.

Itulah beberapa nasehat Imam Abu Hanifah yang tentunya sangat berarti bagi kita saat ini. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lam Bishowab.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

iblis

Dialog Sufi dan Iblis

Dikisahkan Junaid Al Bagdad, serang sufi yang masyhur ini ingin bertemu Iblis. Hingga suatu hari akhirnya berjumpalah dengan makhluk laknatullah ini. Ada dialog menarik ketika

kulit kentang

Sepuluh Manfaat Kulit Kentang

Kentang dikenal sebagai umbi-umbian yang kaya manfaat untuk tubuh. Selain menyehatkan , rasanya juga enak ketika direbus atau digoreng. Namun ternyata kulit kentang juga mempunyai