Tanda-tanda Makrifat

makrifat

Makrifat adalah salah satu maqam atau stasiun dalam perjalanan ruhani seseorang. Lewat makrifat ini seseorang dibuka hijabnya perihal pengetahuan tentang Tuhan.

Sufi besar Mesir, Dzun Nun al Misri mengatakan bahwa makrifat adalah pengetahuan hakiki tentang Tuhan. Menurutnya makrifat hanya terdapat pada kaum sufi yang mampu melihat Tuhan dengan hati sanubarinya. Pengetahuan ini hanya diberikan kepada kaum sufi. Makrifat dimasukkan Tuhan ke dalam hati kaum sufi, sehingga hatinya penuh dengan Cahaya.

Imam Al Qusyairi mengatakan bahwa, makrifat adalah sifat bagi orang yang mengenal Allah SWT dengan segala sifat dan nama-Nya. Dan berlaku tulus kepada Allah SWT dengan perbuatan-perbuatannya, yang lalu menyucikan dirinya dari sifat-sifat rendah serta cacat-cacat, yang berdiri lama di pintu, dan yang senantiasa mengundurkan hatinya (dari hal-hal duniawi). Kemudian dia menikmati kedekatan dengan Tuhan, yang mengukuhkan ketulusannya dalam semua keadaannya, dan dia tidak mencondongkan hatinya kepada pikiran apapun yang akan memancing perhatiannya kepada selain Allah SWT”.

Syekh M Nawawi Banten mengutip pandangan ulama yang mengatakan bahwa tanda makrifat seseorang dapat terlihat dari ketaatan seseorang dalam menjalankan kewajiban agamanya. Ulama tersebut menyerupakan ibadah dengan gerakan fisik sebagai tanda kehidupan makhluk hidup. “Dikatakan, gerakan ketaatan (ibadah kepada Allah) merupakan dalil makrifat seseorang sebagaimana gerakan fisik yang menandai kehidupan,” ungkap Syekh M Nawawi Banten dalam Nashaihul Ibad,

Menurut Syekh Nawawi, ketaatan seseorang dalam menjalankan perintah Allah merupakan tanda makrifat pada diri yang bersangkutan. Sedikit dan banyaknya juga menunjukkan redup dan terangnya daya makrifat yang menyala pada diri seseorang.

Dalam pandangan Harun Nasution mengatakan tanda-tandanya adalah sebagai berikut:

1. Orang arif adalah bangga dalam kepapaannya, apabila disebut nama Allah SWT dia bangga. Apabila disebut nama dirinya dia merasa miskin.

2. Jika mata yang terdapat dalam hati terbuka, mata kepalanya akan tertutup, dan saat itu yang dilihatnya hanya Allah SWT.

3. Makrifat merupakan cermin, jika seorang arif melihat ke cermin maka yang dilihatnya hanyalah Allah SWT.

4. Semua yang dilihat orang arif baik waktu tidur maupun saat terjaga hanyalah Allah SWT.

5.Seandainya makrifat berupa bentuk materi, semua orang yang melihat padanya akan mati karena tak tahan melihat betapa sangat luar biasa cantik serta indahnya, dan semua cahaya akan dikalahkan dengan cahaya keindahan yang sangat gemilang tersebut.

Semoga memberikan manfaat. Wallahu A’lam Bishowab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain