Nasihat Sayidina Ali Tentang Berburuk Sangka

PITUTUR ID. Berburuk sangka adalah salah satu sifat yang tidak terpuji dan dilarang oleh agama. Akibatnya juga sangat luar biasa dan membuat tidak sehat jasmani dan ruhani kita. Hati menjadi merasa cemas, gelisah dan tidak tenang. Salah satu nasehat datang dari Sayidina Ali.


Dalam kitab Riyadus Solihin Imam Nawawi mendefinisikan perihal berburuk sangka. Menurutnya buruk sangka adalah anggapan, pendapat, atau sikap yang bertentangan dengan kebenaran dan kebaikan.

Adapun orang yang berburuk sangka adalah orang yang memiliki anggapan, pendapat, atau sikap yang buruk terhadap suatu keadaan atau seseorang di mana keadaan atau seseorang tersebut sesungguhnya menunjukkan hal yang sebaliknya.

Dalam sebuah hadis Rasulullah saw. bersabda,” Hindarilah berprasangka karena prasangka itu adalah perkataan yang paling dusta, dan janganlah saling menilai kesalahan orang lain, janganlah saling mematai, janganlah saling menghasud, janganlah saling membenci, janganlah saling putus memutuskan, dan jadilah kamu hamba Allah yang bersaudara.”

Perihal berburuk sangka ini salah satu sahabat Rasulullah saw, Sayidina Ali bin Abi Thalib ra, memberikan beberapa nasehatnya. Berikut beberapa nasehat beliau perihal buruk sangka ini :


1. Sejelek-jelek orang adalah yang tidak percaya kepada siapa pun karena sangkaan-buruknya, dan tidak ada seorang pun yang percaya kepadanya karena kesannya yang buruk.

2.Barangsiapa yang menahan diri dari mencampuri urusan orang lain, niscaya pendapatnya akan diterima oleh banyak orang.

3.Tinggalkanlah perkataan yang tidak engkau ketahui dan pidato yang tidak dibebankan kepadamu.

4.Janganlah sekali-kali buruk sangka menguasaimu, karena sesungguhnya ia tidak meninggalkan antara engkau dengan Tuhanmu suatu perdamaian.

5.JanganIah sekali-kali engkau menduga satu kalimat pun yang keluar dan seseorang sebagai keburukan, sementara engkau menduga di dalamnya mengandung kebaikan.

6.Buruk sangka melayukan hati, mencurigai orang yang terpercaya, menjadikan asing kawan yang ramah, dan merusak kecintaan saudara.


7. Alangkah bagusnya berbaik sangka, hanya saja di dalamnya terdapat kelemahan. Dan alangkah buruknya buruk sangka, hanya saja di dalamnya terdapat kehati-hatian.

Semoga nasihat Sayidina Ali bin Abi Thalib ini menjadikan kita untuk menghendaki sifat berburuk sangka ini. Wallahu A’lam Bishowab.***

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain