Nasehat Habib Novel bin Jindan Tentang Bulan Dzulhijjah

dzulhijjah

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين و الصلاة و السلام على سيدنا محمد الذي ارسل رحمة للعالمين و على اله و صحبه و التابعين الى يوم الدين

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Sahabatku yang dimuliakan oleh Allah..!

Bulan Dzulhijjah adalah bulan yang agung dan dimuliakan oleh Allah. Allah berfirman dalam kitab suci Al Qur’an:

و الفجر و ليال عشر

“Demi Fajar, dan demi malam-malam yang sepuluh”

Ahli Tafsir Al Qur’an menafsirkan bahwa malam-malam yang sepuluh yang tersebut dalam ayat adalah sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah. Adapun yang dimaksud dengan fajar dalam ayat, salah satu tafsirnya adalah fajar hari arafah atau juga fajar hari idul adha.

Allah Ta’ala tidak bersumpah kepada sesuatu melainkan sesuatu tersebut sangatlah agung. Sahabatku yang dimuliakan Allah, di bulan dzulhijjah ini kita dianjurkan banyak hal oleh agama.

Diantaranya adalah berpuasa di hari arafah bagi yang tidak pergi haji. Rasulullah SAW bersabda:

صوم يوم عرفة يكفر السنة الماضية و الباقية

“Puasa di hari arafah menghapuskan dosa tahun lalu dan satu tahun depan”

Ulama mengatakan bahwa dalam hadits ini terdapat dua kabar gembira dari Rasulullah SAW bagi mereka yang berpuasa di hari arafah. Pertama adalah pengampunan dosa untuk dua tahun, tahun yang lalu dan tahun yang akan datang. Kedua adalah kabar gembira dan jaminan panjang umur hingga tahun depan, sebab bagaimana mungkin diampuni dosa tahun depan jika tidak hidup hingga tahun depan?. Sebagaimana juga bagi yang memiliki kemampuan agar berkurban di hari raya Idul Adha dan minimal di setiap rumah ada kurban yang disembelih.

Bersabda Rasulullah SAW:

ما عمل ادمي من عمل يوم النحر احب الى الله  من اهراق الدم،  و انها لتاتي يوم القيامة بقرونها و اشعارها و اظلافها، و ان الدم ليقع من الله بمكان قبل ان يقع من الارض، فطيبوا بها نفسا

“Seorang anak adam tidak melakukan suatu amal ibadah di hari raya idul adha yang lebih mulia di sisi Allah dari berkurban. Dan sesungguhnya kurban yang ia sembelih akan datang di hari kiamat dengan tanduk, bulu dan kukunya (sebagai saksi di hadapan Allah) dan sesungguhnya darah kurban yang engkau sembelih telah mencapai tempat yang tinggi di sisi Allah sebelum darah itu menyentuh tanah, maka gembirakan diri kalian dengan kurban kalian.”

Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda:

عظموا ضحاياكم فانها على الصراط مطاياكم

“Besarkan kurban kalian sebab kurban yang kalian sembelih akan menjadi kendaraan kalian ketika melewati Sirath (jembatan di atas neraka) yang membawa kalian (ke surga).”

Janganlah kita pelit dan kikir. Sisihkan harta kita untuk berkurban dan meraih pahala besar dari Allah. Orang yang kikir sebenarnya hanyalah merugikan dirinya sendiri. Rasulullah SAW bersabda:

من وجد سعة لان يضحي فلم يضحي فلا يقربن مصلانا

“Barangsiapa yang memiliki kemampuan untuk berkurban namun dia tidak mau berkurban maka jangan sekali kali dia mendekati musholla kami.”

Sahabatku yang dimuliakan Allah..!

Bulan dzulhijjah adalah bulan terakhir dalam penanggalan hijriyah. Berusahalah agar kita menutup tahun ini dengan kebaikan dan ketaatan, sebab Allah memadang suatu amalan kepada penghabisan dan penutupnya. Mudah-mudahn Allah memberikan kepada kita semua husnul khatimah.

وصلى الله وسلم على سيدنا محمد و اله وصحبه وسلم و اخر دعوانا ان الحمد لله رب العالمين

(Dikutip dari : http://www.alhabibahmadnoveljindan.org)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain