Rokok Kiai Wahab yang Dibawa Lari Santrinya

kiai wahab

Kiai Wahab Hasbullah adalah salah satu ulama Indonesia yang sangat inspiratif.  Sosoknya dikenal sebagai pejuang kemerdekaan. Banyak kisah tentang Kiai Wahab ini. Tidak hanya kisah-kisahnya yang heroik menghiasi halaman sejarah bangsa Indonesia. Ada juga kisah jenaka dari kiai ini Salah satunya ketika rokok Kiai Wahab dibawa lari santrinya.

Sudah mafhum di kalangan pesantren untuk berbagi rokok. Sama halnya dengan pesantren Tambak Beras jombang. Bila ada satu santri yang merokok, maka kemudian teman lain mengerubutinya. “ Sak sedotan Kang ( satu sedotan Kang).

Dikisahkan pada suatu malam, Kiai Wahab, pimpinan Pondok Pesantren Tambak Beras sedang duduk leyeh-leyeh. Suasana sangat temaram sehingga wajah beliau tidak tampak. Beliau tampak menghisap rokok kretek hingga kelihatan baranya saja. Ditengah asyiknya merokok, ada santri lewat. Tanpa ragu lagi santri tersebut bilang,” Sak sedotan Kang.”    

Kiai Wahab pun memberikan rokok tersebut kepada si santri.  Dengan gembira santri itu menerima rokok Kiai Wahab. Rokok itu kemudian dihisapnya dalam- dalam. Bara itu pun membesar. Wajah kiai Wahab kemudian tampak jelas. Santri itu kaget dan gemetaran. Ia pun kemudian lari sambil membawa rokok Kiai Wahab.

Melihat hal itu Sang Kiai langsung mengejar dan berteriak,” Hei rokokku… ! Rokokku.. !”    

Memang sosok Kiai Wahab sangat dekat dengan dunia santri. Beliau bahkan menjadi panutan para santri.  KH. Abdul Wahab Hasbullah lahir dari pasangan Kiai Hasbullah dan Nyai Latifah, pada 31 maret 1888 di Tambak Beras, jombang. Ayah KH Abdul Wahab Hasbullah adalah KH Hasbulloh Said, Pengasuh Pesantren Tambak Beras Jombang Jawa Timur, sedangkan Ibundanya bernama Nyai Latifah.

Beliau juga dikenal sebagai pelopor dalam membuka forum diskusi antar ulama, baik di lingkungan NU, Muhammadiyah dan organisasi lainnya.

Tercatat Kiai Wahab pernah belajar di beberpa pesantren seperti Pesantren Langitan Tuban, Pesantren Mojosari Nganjuk, Pesantren Tawangsari Sepanjang, belajar pada Syaikhona R. Muhammad Kholil Bangkalan, Madura, dan Pesantren Tebuireng Jombang. Kiai wahab juga pernag berguru ke Mekkkah dan belajar kepada Syaikh Mahfudz at-Tirmasi dan Syaikh Al-Yamani dengan hasil nilai istimewa.

Kepeloporannya dalam mendirikan ormas Nahdlatul Ulama tidak diragukan lagi. Kiai Wahab merupakan bapak Pendiri NU, selain juga. Di NU Kiai Wahab dikenal sebagai salah seorang peletak dasar-dasar kepemimpinan dalam organisasi NU. Selain itu juga pernah menjadi Panglima Laskar Mujahidin (Hizbullah) ketika melawan penjajah Jepang mendirikan kursus bernama “Tashwirul Afkar”pada tahun 1914. Beliau wafat pada KH. Abdul Wahab Hasbullah,  Rabu 12 Dzulqo’dah 1391 H atau 29 Desember 1971 M di rumah kediamannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

sandal

Memakai Sandal Menurut Islam

Memakai sandal ternyata mempunyai banyak manfaat. Tidak hanya dari segi kesehatan, namun juga dari sudut agama. Islam sendiri sangat menganjurkan memakai sandal. Bahkan Rasulullah saw