Saat Abu Hurairah Kelaparan

abu hurairah

Abu Hurairah adalah salah satu sahabat Rasulullah saw yang paling banyak meriwayatkan hadist. Beliau juga dikenal sebagai ahlu suffah dengan banyak kisah hikmahnya. Salah satunya ketika sedang mengalami kelaparan.

Dikisahkan bahwa Abu Hurairah merasa sangat lapar. Kemudian Abu Hurairah berfikir bagaimana mendapatkan makanan agar perutnya kembali tenang. Maka salah satu caranya adalah mendatangi sahabat Rasulullah saw agar diberikan makan.

Abu Hurairah kemudian duduk di bahu jalan seraya, menunggu seseorang yang mungkin akan mengajak berbincang.  Selah itu berharap ada yang bakal mengajak ke rumahnya untuk kemudian memberi makan.

Tudak seberapa lama lewatlah Sayidina Abu Bakar. Abu Hurairah pun kemudian berbincang dengan Abu Bakar. Namun setelah berbincang dengan menanyakan sesuatu, bau Bakar beranjak lagi. Harapannya untuk diajak Abu Bakar makan di rumahnya menjadi sia-sia. Setelah itu datanglah Sayidina Umar bin Khatab. Hal yang sama terjadi juga. Harapan mendapatkan makanan untuk mengusir rasa lapar menjadi sirna.

Akhirnya Rasulullah saw datang. Melihat Abu Hurairah seperti itu, Rasulullah saw dengan cepat memahami keinginan yang tersembunyi. Beliau berkata, “Wahai Abu Hurairah, mari ikut aku.” Kemudian Rasulullah saw mengajak Abu Hurairah ke rumahnya.  

Sesampainya di rumah Rasulullah saw., Abu Hurairah diberi semangkuk susu. Namun sebelum meminumnya Abu Hurairah diperintahkan Rasul saw memanggil ahus sufah.

“Karena rasa lapar membuat saya menderita. Saya berbaring sambil menekan-nekan perut ke tanah. Terkadang mengikatkan perut dengan batu”

Seperti diketahui ahlus sufah adalah sahabat Rasulullah yang tidak memiliki keluarga, tidak punya harta, dan tidak punya seorang pun. Mereka tinggal di serambi belakang Masjid Nabi. Kemudian diperintahkan oleh Rasulullah saw untuk membagikan susu tersebut. Abu Hurairah berkeliling sembari memegang mangkuk susu dan membagikannya kepada tiap orang dari ahlus suffah tersebut. Nabi berkata sembari tersenyum, “Sekarang tinggal kita berdua saja yang belum minum.”

“Betul, ya Rasulullah,” katanya

Rasulullah kemudian meminumnya. “Sekarang giliranmu minumlah,” sabda Rasulullah.

Abu Hurairah tanpa disuruh dua kali langsung meneguknya.

Rasulullah bersabda lagi, “Minumlah lagi. Minumlah lagi.”

Hingga Abu Hurairah ra. pun berkata, “Ya Rasulullah, sekarang rasanya sudah penuh perut saya.”

Itulah salah satu mukjizat Rasulullah saw. Semangkuk susu bisa diminum oleh puluhan orang dan tidak habis.

Abu Hurairah adalah salah satu sahabat Nabi saw yang hidupnya memprihatinkan. Banyak sahabat yang juga sering kelaparan. Tentang hal ini Abu Hurairah berkata, “Kalau hari ini kalian memerhatikan keadaan kami dulu, kalian akan tahu bahwa sebagian dari kami berdiri karena kelaparan. Demikian halnya dengan saya. Karena rasa lapar membuat saya menderita. Saya berbaring sambil menekan-nekan perut ke tanah. Terkadang mengikatkan perut dengan batu,” tutur Abu Hurairah. Wallahu A’lam Bishowab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

iblis

Dialog Sufi dan Iblis

Dikisahkan Junaid Al Bagdad, serang sufi yang masyhur ini ingin bertemu Iblis. Hingga suatu hari akhirnya berjumpalah dengan makhluk laknatullah ini. Ada dialog menarik ketika

kulit kentang

Sepuluh Manfaat Kulit Kentang

Kentang dikenal sebagai umbi-umbian yang kaya manfaat untuk tubuh. Selain menyehatkan , rasanya juga enak ketika direbus atau digoreng. Namun ternyata kulit kentang juga mempunyai