Lam Jalalah Habib Basirih

habib basirih

Habib Basirih adalah salah satu wali terkenal di daerah Banjarmasin Kalimantan Selatan. Banyak karomah atau keajaiban dari Habib yang konon masih punya hubungan dengan Sunan Ampel ini. Salah satunya ketika dimintai doa oleh para pejuang.

Dikisahkan oleh Habib Fathurahman Bahasyim pada zaman perjuangan dulu, para pejuang khususnya Kalimantan Selatan sering sowan ke Habib Basirih. Mereka datang untuk minta didoakan agar menang dalam pertempuran melawan penjajah. Namun Habib tidak membacakan doa justru memberikan lembaran kertas bertuliskan Lam Jalalah.

Dengan penuh keyakinan para pejuang kemerdekaan menerima pemberian Habib Basirih. Mereka kemudian berangkat ke medan pertempuran. Nah disinilah cerita aneh terjadi. Para pejuang yang membawa kertas bertuliskan Lam Jalalah dari Habib Basirih tersebut sedikit pun tidak terkena peluru yang ditembakkan oleh musuh

Nama Habib Basirih adalah nama populer dari sosok Habib Hamid bin Abbas Bahasyim. Beliau adalah ulama yang populer dengan kewaliannya. Beliau terkenal dengan sebutan Habib Basirih karena makamnya di kelurahan yang terletak di Keramat RT 9 RW 01, Kelurahan Basirih, Banjarmasin selalu ramai dikunjungi para peziarah.

Beliau bernama lengkap Habib Hamid bin Abbas bin Abdullah bin Husain bin Awad bin Umar bin Ahmad bin Syekh bin Ahmad bin Abdullah bin Aqil bin Alwi bin Muhammad bin Hasyim bin Abdullah bin Ahmad bin Alwi bin Ahmad al-Faqih bin Muhammad Shahib Mirbath.

Belum ada data pasti tentang kelahirannya. Namun beliau termasuk orang yang diberi umur panjang oleh Allah SWT dengan diberi umur sekitar 90 tahun. Ayah beliau, Abbas Bahasyim adalah orang yang taat beragama dan suka sekali melaksanakan amaliah-amaliah sunah. Di masa mudanya, Habib Hamid sudah pergi jauh untuk menuntut ilmu agama Islam. Beliau lama mengenyam pendidikan di Mekkah Al-Mukarramah, Saudi Arabia. Beliau berguru dengan ulama terkenal dan senior. Sewaktu mengaji dan menuntut ilmu di Mekkah, beliau seperguruan dengan ulama besar Surgi Mufti, yang makam/kubahnya ada di Sungai Jingah Banjarmasin. Habib Basirih wafat tanggal 18 Jumadil Awwal 1949.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain