Kitab Al Barzanji, Kitab yang Populer di Bulan Maulud

Kitab al Barzanji menjadi bacaan yang banyak diterjemahkan dalam berbagai bahasa.

Memasuki bulan Maulud, kitab Al Barzanji selalu di baca di mana-mana. Kitab Al Barzanji sangat populer di hampir seluruh negara-negara mayoritas penduduknya beragama Islam.

Bahkan penyair Rendra pernah mementaskan kitab ini dalam sebuah drama. Konon pementasan tersebut menjadi salah satu pementasan Rendra yang mendapatkan sambutan penonton terbanyak.

Kitab Maulid Al-Barzanji karangan beliau ini termasuk salah satu kitab yang menceritakan acara maulid nabi yang paling populer di dunia Islam.

Kandungan yang ada di dalamnya adalah sirah nabawiyah yang meliputi kisah kelahiran, kerasulan, hijrah, akhlak, peperangan hingga wafatnya Rasulullah SAW.

Penulis Jerman, Annemarie Schimmel pernah berkomentar tentang kitab Al Barzanji ini. Menurutnya teks asli karangan kitab ini sebetulnya berbentuk prosa, namun diolah kembali oleh para penyair menjadi sebuah untaian syair yang berbentuk eulogi untuk Rasulullah SAW.

Kitab ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa diantaranya bahasa Swahili, Urdu, Inggris hingga Indonesia. Kekuatan puitis yang ada didalam kitab ini mampu membawa pembacanya untuk lebih mencintai Rasulullah SAW secara utuh.

Kitab ini adalah buah karya Syekh Ja’far yang bernama asli Sayyid Ja’far ibn Hasan ibn Abdul Karim ibn Muhammad.  Beliau dilahirkan di Madinah pada hari Kamis awal bulan Dzulhijah 1126 H atau1711 M. Beliau dikenal sebagai ulama besar di Madinah kala itu.

Syekh Ja’far dikenal sangat menguasai ilmu nahwu, shorof, fiqih, lughoh, hadis, Al Quran dan ilmu keislaman lainnya. Pada umur 31 tahun telah menjadi ulama yang diperhitungkan di zamannya.

Karya tulis tersebut sebenarnya berjudul ‘Iqd Al-Jawahir atau ‘Iqd Al-Jawhar fi Mawlid An-Nabiyyil Azhar. Kitab Maulid Al-Barzanji karangan beliau ini termasuk salah satu kitab maulid yang paling populer dan paling luas tersebar ke pelosok negeri Arab dan Islam, baik Timur maupun Barat

Dalam berbagai tulisan disebutkan bahwa kitab Al Barzanji secara garis besar di bagi dua yaitu natsar dan nadhom. Untuk bagian natsar ada 19 sub bagian yang memuat 355 untaian syair.

Isinya adalah riwayat Nabi Muhammad SAW saat menjelang dilahirkan hingga masa mendapatkan tugas kenabian. Sedangkan untuk nadhom terdiri atas 16 subbagian dengan 205 untaian syair.

Dinamakan Al-Barzanji karena dinisbahkan kepada nama desa pengarang yang terletak di Barjanziyah kawasan Akrad (Kurdistan). Kitab tersebut nama aslinya ‘Iqd al-Jawahir (Bahasa Arab, artinya kalung permata) sebagian ulama menyatakan bahwa nama karangannya adalah “I’qdul Jawhar fi mawlid anNabiyyil Azhar”.

Kitab ini yang disusun untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw, meskipun kemudian lebih terkenal dengan nama penulisnya.

Kitab Maulid al Barzanji ini telah dikomentari (disyarahkan) banyak ulama, diantaranya oleh Syaikh Muhammad bin Ahmad ‘Ilyisy al-Maaliki al-’Asy’ari asy-Syadzili al-Azhari dengan bukunya yang al-Qawl al-Munji ‘ala Mawlid al-Barzanji.

Kemudian juga oleh ulama masyhur asal Indonesia Syeikh Nawawi Al bantani dengan kitabnya yang berjudul Madaarijush Shu`uud ila Iktisaa-il Buruud.

Tidak ketinggalan Sayyid Ja’far bin Isma`il Zainal ‘Abidin dengan kitabnya yang berjudul Kawkabul Anwar ‘ala ‘Iqdil Jawhar fi Mawlidin Nabiyil Azhar.

Kitab Maulid al-Barzanji ini telah disyarahkan oleh al-’Allaamah al-Faqih asy-Syaikh Abu ‘Abdullah Muhammad bin Ahmad yang terkenal dengan panggilan Ba`ilisy yang wafat tahun 1299H dengan satu syarah yang memadai, cukup elok dan bermanfaat yang dinamakan dengan al-Qawl al-Munji ‘ala Mawlid al-Barzanji” yang telah banyak kali diulang cetaknya di Mesir.

Syeikh Ja’far bin Hasan al-Barzanji meninggal pada 1177 H. Namun banyak yang berbeda tentang tahun wafatnya. Imam az-Zubaidi dalam al-Mu’jam al-Mukhtash menulis bahwa beliau wafat tahun 1184 H. (dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

lailatul qodar

Empat Tanda Lailatul Qodar

Malam lailatul qodar adalah malam yang ditunggu kaum muslimin saat bulan Ramadhan tiba. Banyak keutamaan di malam mulia tersebut. Diantara keutamaan adalah diampuni dosanya yang