Begini Asal Usul Gelar Syarif

hasan husein

Di Indonesia gelar syarif banyak terdapat di lingkungan kerajaan Islam khususnya yang ada di wilayah Aceh dan daerah-daerah Melayu.  Bagaimana sebenarnya asal-usul gelar syarif ini?

Disebutkan kata syarif ini adalah gelar untuk orang yang tinggi derajatnya. Gelar ini juga diberikan kepada orang yang mulia. Gelar tersebut diambil dari kata yang sama yaitu syarif yang artinya mulia atau terhormat. Orang Arab menggunakan kata ini untuk menyebut punuk onta karena bagian ini paling atas dari badan onta.

Asal-usul gelar syarif ini sejatinya telah digunakan lama. Kata syarif atau syarifah (untuk wanita) adalah menunjukkan derajat seseorang. Pada mulanya gelar syarif ditunjukkan kepada orang yang berhubungan dengan silsilah keturunan Nabi Muhammad saw yaitu dari cabang Abbasiyyin (keturunan Abbas bin Abdul Muthalib) dan Talibiyyin (keturunan Abu Thali bin Muttalib).  

Kemudian penyematan gelar ini menjadi menyempit hanya untuk keturunan Fatimah Az Zahra yaitu Hasan dan Husein. Gelar syarif ini menjadi populer ketika zaman Dinasti Ayyubiyin dan Dinasti Mamluk. Bahkan ada tanda pengenalnya berupa surban berwarna hijau dan tanda hijau yang dipasang dipasang diatas serban mereka. Gelar ini kemudian menyebar di berbagai daerah daulat Islam seperti raja-raja Bani Sa’ad dan Alawi di Maroko. Di India gelar Syarif juga dipakai di bani Khadir.  

Gelar Syarif juga menunjukkan gelar yang berkonotasi dengan kekuasaan. Misalnya Syarif Mekkah adalah gelar yang diberikan pada Gubernur yang memerintah tanah suci Mekah, Madinah dan daerah Hijaz di sekitarnya.

Menurut asal usulnya menyematan gelar Syarif ini sebenarnya diambil dari gelar kehormatan untuk keturunan Muhammad dari jalur Hasan bin Ali bin Abi Thalib. Nah hal ini berbeda dengan gelar Sayyid atau Habib dan semua variannya pada keturunan Muhammad yang berasal dari jalur Hussain bin Ali bin Abi Thalib.

Sejak zaman Abbasiyah, jabatan Gubernur Mekah ini tidak lagi dipilih oleh Khalifah, tapi menjadi hak turun temurun keturunan Nabi Muhammad. Apapun khilafahnya dan khalifahnya, semua sepakat untuk memberikan kehormatan ini pada keturunan nabi Muhammad saw. Namun berakhir pada tahun 1925 ketika keluarga Bani Saud menganeksasi Hijaz dan mengusir Bani Hasyim dari tanah Hijaz.

Di Indonesia sendiri gelar syarif dipakai bagi yang merasa keturunan Hasan dan Husein, cucu Rasulullah saw. Gelar ini banyak dipakai di Aceh dan daerah daerah Melayu. Mereka adalah sultan-sultan dari Siak di Riau. Di Jawa sendiri ada yang memakai gelar syarif. Yang paling terkenal adalah Syarif Hidayatullah, seorang wali yang dikenal menyebarkan Islam di Jawa Barat. Itulah asal usul gelar syarif. Wallahu A’lam Bishowab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain