Musafir Muslim Yang paling Berpengaruh

ibn

Ada beberapa musafir muslim yang namanya melegenda hingga sekarang. Mereka telah meninggalkan jejak yang luar biasa bagi peradaban dunia. Tidak sedikit catatan perjalanannya menginspirasi bahkan menjadi bagian dari warisan intelektual hingga saat ini.

Berikut adalah beberapa musafir muslim yang nama dan karyanya melegenda :

Pertama, Ahmad bin Fadlan (abad ke-10). Musafir yang dikenal dengan Ibn Fadlan menjadi populer kembali novelis Michael Crichton menulis namanya dalam novel Thirteenth Warrior.  Bahkan novel ini telah menjadi sebuah film yang kemudian box office. Catatan perjalanannya ke Skandinavia dan berinteraksi dengan suku Viking menjadi salah satu catatan paling awal dan paling berpengaruh tentang budaya Viking

Kedua Muhammad ibn Hawqal . Musafir kelahir  Muhammad ibn Hawqal lahir di Turki dan merupakan seorang penulis dan ahli geografi masyhur abad ke 10. Tak kurang selama tiga puluh berkeliling dunia. Catatan perjalanannya didokumentasikan dalam buku Surat al-Ardh. Selama perjalanannya, Ibn Hawqal berhasil mencapai wilayah terpencil di Asia dan Afrika. Catatan perjalanannya menjadi referensi bagi para msuafir selanjutnya.

Ketiga, Muhammad al-Muqaddasi.Musafir kelahiran Yerusalem ini dikenal dengan bukunya yang Ahsan at-Taqasim fi Ma`rifat il-Aqalim.  Karya tersebut dianggap sebagai karya epik dari studi literatur dan geografi, dan masih dirujuk secara luas hingga saat ini. Selama lebih dari dua puluh tahun, ia melakukan perjalanan ke hampir setiap negara Muslim di dunia.

Keempat, Ahmad ibn Majid . Musafir ini hidup pada abad 15 dan dikenal sebagai navigator ulung dan penyair Arab. Yang paling terkenal bukunya yang membantu Vasco da Gama untuk berkeliling Tanjung Harapan Afrika Selatan. Dia juga dikenal sebagai pelaut Arab pertama. Karyanya yang paling terkenal adalah “Kitab al-Fawa’id fi Usul ‘Ilm al-Bahr wa ‘l-Qawa’id” yang menguraikan sejarah dan prinsip-prinsip dasar navigasi. Buku ini memuat peta dunia yang tidak diketahui oleh pelaut Eropa lainnya pada saat itu.

“Ibnu Batutah melakukan perjalanan ke 44 negara dan melintasi hampir 75.000 mil. Jarak ini melampaui Marco Polo.”

Kelima, Muhammad al-Idrisi. Ia adalah inspirasi bagi para musafir sesudahnya seperti Ibnu batutah, Vasco de Gama dan Chrsithoper Columbus. Musafir kelahiran Maroko ini menghabiskan bertahun-tahun untuk mengumpulkan informasi tentang Afrika, Samudra Hindia dan Timur Jauh. Salah satu karya puncaknya adalah peta Tabula Rogeriana, yang dianggap sebagai peta paling akurat pada masanya. Sebagian serta teks tertulisnya, “Nuzhatul Mushtaq” yang tak kalah monumental. Al-Idrisi dianggap oleh banyak orang sebagai kartografer terbesar Abad Pertengahan.

Keenam, Abu al-Hasan al-Mas’udi. Ia dikenal sebagai “The Herodotus of the Arabs” karena menggabungkan sejarah dan geografi ilmiah dalam sejarah dunianya, Al-Masudi adalah seorang sejarawan dan ahli geografi yang lahir Baghdad. Al-Masudi yang sejarawan abad 9 ini menghabiskan sebagian besar hidupnya bepergian dan menyusun karyanya dengan melakukan ke Afrika Timur, Timur Tengah, Persia, Rusia dan Kaukus, India dan Cina. Selama hidupnya, ia menghasilkan sejumlah buku dan ensiklopedi yang mencatat sejarah dunia.

Ketujuh, Cheng Ho. Pengembara ini melakukan ekspedisi yang luar biasa dengan banyak pengikutnya. Bersama dengan tiga puluh ribu orang di atas tiga ratus kapal terbesar di dunia melakukan ekspedisinya selama dua puluh tujuh tahun. Cheng Ho mengunjungi Asia Tenggara, India, dan Timur Tengah.

Kedepalan, Ibnu Batutah. Musafir ini lahir di Maroko Ibnu Batutah. Ia adalah pelancong paling terkenal sepanjang masa.Selama perjalanannya, Ibnu Batutah melakukan perjalanan ke 44 negara dan melintasi hampir 75.000 mil. Jarak ini melampaui Marco Polo. Catatan perjalanannya yang berjudl Al Rihla mengupas secara rinci banyak wilayah di dunia yang dikunjunginya seperti Eropa, India dan Asia Tengah dan Timur Jauh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain